Presma UBB Pertanyakan Komitmen Gubernur Babel, Terkait Pencabutan Izin Konsesi HTI

Caption: Presiden Mahasiswa Universitas Bangka Belitung, Andrew. (fiz/wb)
Caption: Presiden Mahasiswa Universitas Bangka Belitung, Andrew. (fiz/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com,-Presiden Mahasiswa Universitas Bangka Belitung, Andrew mempertanyakan keseriusan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait usulan pencabutan izin konsesi HTI. 

Andrew mengatakan, salah satu tuntutan aksi mahasiswa UBB pada september 2019 lalu, menyuarakan pencabutan izin konsesi HTI. Namun, hingga saat ini belum juga mendapatkan hasil dan jawaban pasti dari Pemerintah Provinsi Babel dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

"Padahal baru-baru ini saya liat di sosial media, Gubernur dan Wakil Gubernur Babel baru saja melangsungkan peurtemuan dengan menteri lingkungan hidup kehutanan, namun tidak ada poin pembahasan HTI dalam pertemuan tersebut, yang sudah lama ditunggu mahasiswa dan masyarakat," kata Andrew, Sabtu (04/07/2020).

Ia mengatakan, pihaknya akan konsisten mengawal kebijakan terkait HTI dan persoalan lingkungan di Babel ini. Ia khawatir, jika  permasalahan dibiarkan terus berlarut, lambat laun akan terlupakan. 

Andrew menyampaikan daya dukung lingkungan, pemanfaatan hutan dan lahan di Babel sudah tidak cukup untuk IUP/HGU korporasi-korporasi besar.

"Saya khawatir apabila dipaksakan penggunaan lahan untuk korporasi besar akan menyebabkan krisis lahan dikemudian hari serta tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan bencana ekologis yang berdampak besar terhadap Bangka Belitung," tutur Andrew.

Ia menambahkan, hutan dan lahan produksi sudah seharusnya dikembalikan untuk masyarakat demi menunjang perekonomian yang berkelanjutan di Babel.

"Tapi tentu harus ada kontrol dari seluruh stakeholder agar pemanfaatannya digunakan untuk kemakmuran rakyat dengan mengutamakan prinsip lingkungan yang baik," tukas Andrew. (fiz/wb)





MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE