Jaga Kearifan Lokal, Desa Pangkal Niur Gelar Lomba Betungkah

Hafiz Wow    •    Senin, 06 Juli 2020 | 13:15 WIB
Lokal
Caption: Lomba Betungkah di Desa Pangkal Niur Bangka, Minggu (5/7/2020). (IST)
Caption: Lomba Betungkah di Desa Pangkal Niur Bangka, Minggu (5/7/2020). (IST)

RIAU SILIP, www.wowbabel.com,-- Desa Pangkal Niur, kecamata Riau Silip, kabupaten Bangka menyelenggarakan lomba Betungkah di pantai Tanjung Sunor Lestari, Minggu (5/7/2020). Betungkah merupakan tradisi mencari kerang saat air laut surut di pagi hari.

Perlombaan diikuti sekitar 300 peserta dari desa Pangkal Niur maupun masyarakat umumnya. Selain disemarakkan masyarakat, lomba yang digelar setiap tahun ini turut dihadiri Walhi Babel, Genbi Babel, dan Ormawa FSEI IAIN SAS Babel.

PJ Kepala Desa Pangkal Niur, Yogi Febriansyah mengatakan lomba betungkah tahun ini cukup ramai, pasalnya tidak hanya masyarakat desa yang terlibat melainkan juga dari luar desa yang ikut berpartisipasi.

 “Alhamdulillah acara Betungkah ini berjalan dengan lancar, tetapi yang sangat kami sayangkan masyarakat kami sangat terganggu dengan adanya aktivitas pertambangan laut ilegal yang tepat berada di Tanjung Sunor lestari, yang setiap tahunnya sudah menjadi masalah di wilayah Tanjung Sunor lestari. Kami berharap kepada pemerintah dan aparat penegak hukum mendengar suara masyarakat kami desa Pangkal Niur,” katanya, Minggu (05/07/2020).

Direktur Eksekutif Walhi Bangka Belitung, Jessix Amundian, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Desa dan Karang Taruna Desa Pangkal Niur. Ia menyampaikan kegiatan yang bertemakan kearifan lokal ini harus dilestarikan.

Menurut Jessix,  mengatakan Tanjung Sunor merupakan wilayah pesisir dengan mangrove yang masih sangat bagus, selain itu tempat ini juga merupakan tempat mata pencaharian nelayan dan masyarakat sekitar.

“Penting kiranya pemerintah daerah kabupaten Bangka maupun kemudian Pemerintah Provinsi untuk menjaga dan memberikan support, serta mengapresiasi dan mendorong bagaimana kearifan lokal ini terjaga dan berkembang juga terkait upaya-upaya masyarakat setempat menjaga dan mempertahankan wilayah pesisir di wilayah desa Pangkal Niur ini,” ujar Jessix. (fiz/wb)

 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL