Japri: Untuk Mencari Lidi Nipah, Insya Allah Tidak Susah

Japri, salah satu Tokoh Masyarakat Desa Kapur.(fiz/wb)
Japri, salah satu Tokoh Masyarakat Desa Kapur.(fiz/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyambut baik upaya UMKM ekspor Lidi Nipah ke Nepal. 

Dalam sambutannya Erzaldi menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Menteri Koperasi dan UKM beserta jajarannya dalam agenda pelepasan perdana ekspor  lidi nipah ke Nepal dan lada putih ke Jepang di Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang.

"Suatu produk yang tadinya banyak yang tidak mengetahui bahwa komuditi ini memiliki nilai, lidi nipah ini sangat besar jumlahnya, hampir di setiap sungai di Babel ini pinggirannya ditumbuhi nipah dan ketika ini menjadi potensi yang baru," ungkap Erzaldi, Senin (06/07/2020).

Erzaldi mengatakan hal ini dimulai dari sebuah pelatihan yang diadakan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM melalui dana alokasi khusus nonfisik. Pelatihan ini juga tidak lepas dari upaya dan inovas Badan Karantina Pertanian Babel serta disambut baik oleh masyarakat kota kapur yang kemudian menjadi pengrajin dari lidi nipah tersebut.

"Saya minta perhatian khusus bagaimana nanti kedepan untuk ekspor lidi nipah dan komoditi lainnya itu bisa diatur dengan mendatangkan kapal yang lebih besar, tentunya dengan komitmen waktu sehingga efisiensi dan potensi-potensi kita memberikan nilai tambah yang lebih lagi kepada petani dapat terjadi," tutur  Erzaldi.

Japri selaku tokoh pengrajin nipah asal Desa Kota Kapur, Kecamatan Mendo Barat menyampaikan awal dari usaha sederhana ini.

"Ceritanya panjang, sebenarnya dulu kami dijembatani oleh Ketua LP5 Babel untuk audiensi ke gubernur karena waktu itu alat tangkap ikan dari dinas terkait sudah lama tidak tersentuh, dapat titik temu kami mengajukan dana KUR, akhirnya dapat pelatihan dari Dinas Koperasi dan UKM," ungkap Japri saat dikonfirmasi wartawan.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dari Dinas Koperasi dan UKM tersebut dilaksanakan sekitar satu minggu. Usaha lidi nipah tersebut dikerjakan secara bersama dengan masyarakat Desa Kota Kapur.

"Untuk mencari lidi nipah, khususnya di Desa Kota Kapur, Insya Allah tidak susah untuk mencarinya, karena di desa sekitar 300 hektar ada lahan nipahnya, tinggal kalau pemerintah memang serius untuk lidi nipah ini masyarakat yang membabat pohon nipah dari dinas kehutan yang harus tegas," tukas Japri.(fiz/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE