Tak Layak Konsumsi, 3,8 Ton Daging Sapi Beku Tercemar Mikroba

Caption: Pemusnahan Daging Sapi Beku asal Asutralia, di Balai Karantina Pertanian Kelas II A Pangkalpinang, Senin (6/7/2020). (fn/wb)
Caption: Pemusnahan Daging Sapi Beku asal Asutralia, di Balai Karantina Pertanian Kelas II A Pangkalpinang, Senin (6/7/2020). (fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com,-- Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang, Saifuddin Zuhri mengatakan daging sapi beku asal Australia sebanyak 3,8 ton yang diamankan Satgas Pangan Babel tidak layak konsumsi.

Saifuddin Zuhri menjelaskan, daging sapi ilegal tersebut tidak layak konsumsi lantaran mengandung cemaran mikroba di atas ambang normal yang dapat membahayakan kesehatan. Selain itu, juga berpotensi dapat menyebkan masuknya hama penyakit hewan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, daging sapi ilegal tersebut tidak layak untuk dikonsumsi, karena mengandung cemaran mikroba diatas ambang normal," ujarnya, Senin (6/7/2020).

Ia mengatakan, dengan dimusnahkannya daging beku ilegal ini sudah  membantu mencegah masuknya hama penyakit hewan ke Bangka Belitung.

"Mudah-mudahan sanksi ini bisa memberikan efek jera kepada pelaku agar kedepan orang-orang tidak berani lagi memasukkan daging beku secara ilegal," ujarnya.

Pihaknya, juga mengapresiasi tim Satgas Pangan bersama Polda Babel yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan daging sapi beku ilegal dari Australia.

"Kami sangat berterimakasih kepada Polda Babel yang telah mengamankan daging ilegal dari Australia, sebanyak 193 koli atau 3,8 ton daging sapi beku ilegal," tutupnya. (fn/wb) 



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE