Terjerat Kasus Hukum, Oknum ASN Babar Tak Dapat Gaji dan TPP

caption: Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka Barat, Antoni Pasaribu. (rul/wb)
caption: Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka Barat, Antoni Pasaribu. (rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com,-- Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka Barat, Antoni Pasaribu mengatakan,  pihaknya sedang menindaklanjuti sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditangkap Polres lantaran melakukkan penggelapan dan pencurian mobil.

Antoni menyampaikan, pihaknya sudah mendapatkan surat pemberitahuan dari Oknum ASN yang bertugas di Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Ia membeberkan, ASN yang sudah ditahan oleh aparat kepolisian terancam tak lagi mendapatkan gaji dan TPP.

"Saya belum lihat suratnya nanti saya cek dulu soalnya itu sudah ditangan pihak kepolisian, kita menunggu putusan dari kepolisian, kalau nanti sudah inkrah baru diputuskan. Paling sanksi dari kita kalau dia ditahan artinya dia tidak masuk kerja, kalau tidak masuk kerja berarti gajinya nanti bagaimana, TPP nya nanti bagaimana,” katanya, Senin (6/7/2020).

Antoni menyebutkan oknum ASN berinisial MY adalah ASN dengan jabatan Staf biasa di Badan Kesbangpol Kabupaten Bangka Barat.

“Saya melihat aturannya dulu,  kalau diaturannya dipecat ya kita ikuti. jangan terlalu suudzon,ngatakan orang dipecat, karena ada aturan yang belum saya baca," tutur Antoni. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE