Kurang Penerangan, Proyek Box Culvert Jembatan Desa Trubus-Perlang Telan Korban

Caption: Yadi korban kecelakaan. (her/wb)
Caption: Yadi korban kecelakaan. (her/wb)

LUBUKBESAR, www.wowbabel.com - Pengerjaan proyek box culvert jembatan di perbatasan antara Desa Trubus dan Desa Perlang, Bangka Tengah menelan korban jiwa. Hal ini lantaran telah terjadi kecelakaan tunggal yang menewaskan Andari (20) pengendara yang melintasi jembatan itu saat akan menuju ke desa Perlang. 

Andari diketahui berkendara bersama Yadi (19) warga desa Kulur melintasi jalan tersebut, Jumat (3/7/2020) terlibat kecelakaan tunggal lantaran kurangnya penerangan pada pengerjaan proyek box culvert.

Yadi korban selamat,  menceritakan ia dan Andari terjatuh dan masuk ke dalam bandar di lokasi jembatan tersebut. Beruntungnya, Ia selamat namun mengalami cidera di bahu dan kaki, sementara temannya, Andari (20), meninggal dunia setelah sempat dibawa dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Kami mau ke rumah teman di Perlang,  ketika sampai di dekat lokasi jembatan,  sudah berusaha menghentikan laju sepeda motor, tetapi tidak sempat sampai kendaraannya berhenti dan akhirnya jatuh di jembatan itu. Setelah jatuh saya pusing dan tidak bisa bangun karena sakit, ada yang lewat dan menolong kami," terang Yadi, Selasa (7/7/2020).

Ia menambahkan bahwa lokasi proyek itu dalam keadaan gelap tanpa penerangan saat mereka melintas dan akhirnya mengalami kecelakaan di jembatan tersebut.

Nuraini, orang tua Yadi, mengatakan, hingga hari ini belum ada pihak manapun yang mendatangi rumahnya untuk sekedar bersilaturahmi atau menyampaikan rasa prihatin terkait peristiwa tersebut.

"Belum ada yang datang, saya tanya ke   rumah keluarga almarhum juga kata mereka belum ada yang datang," ujar Nuraini.

Kadus Kulur, Mansur membenarkan bahwa ada warganya yang menjadi korban laka tunggal. Menurutnya, sudah  beberapa kali terjadi kecelakaan di proyek box cluvert jembatan di sepanjang jalan Koba-Lubuk. 

"Di jalan sebelum Desa Kulur pun sudah ada empat kecelakaan tetapi tidak sampai korban jiwa, dan kali ini di perbatasan Desa Trubus Perlang menelan korban jiwa," katanya. 

Mansur berharap agar pihak yang terkait menunjukkan perhatiannya kepada korban dan keluarga korban, terlebih untuk keluarga korban yang ditinggalkan.

"Harapan kami ya ada lah santunan kepada korban dan Sampai hari ini gak ada  kejelasan dan saya berharap ada yang bertanggung jawab," terangnya

Menurut Mansur, semenjak kejadian itu, lokasi jembatan tersebut menjadi yang paling bagus untuk dilewati dibandingkan dengan tempat lain. Ia juga menyaksikan bahwa pada malam yang sama setelah kecelakaan terjadi, banyak pekerja yang bekerja di lokasi kejadian, termasuk untuk memasang plang. Mansur menyatakan bahwa ia tidak mengetahui siapa pemborong proyek box culvert tersebut.

"Pada saat saya melintasi jembatan, banyak pekerja yang bekerja saat itu, mereka memasang plang, dan sekarang sudah ada PC yang stand by di sana, ada juga orang yang ngepam jaga PC," tukasnya.(her/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE