Pilkada Babar 2020: Golkar Siap Dukung Nasdem, Tapi Ini Syaratnya

DPD II Partai Golkar Bangka Barat bertemu dengan DPD Partai Nasdem Bangka Barat.(rul/wb)
DPD II Partai Golkar Bangka Barat bertemu dengan DPD Partai Nasdem Bangka Barat.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Ketua DPD II Partai Golkar Bangka Barat Robin menyampaikan pihaknya siap berkoalisi dengan DPD Partai Nasdem Kabupaten Bangka Barat asalkan calon yang diusung oleh Nasdem dipasangkan oleh Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung Bong Ming-Ming.

Baca Juga: Pilkada Babar 2020: Nasdem Bertemu PAN, Ini Hasilnya

Robin mengatakan kemarin dirinya bersama seluruh kader se-Bangka Barat menghadiri pertemuan silahturahmi dan konsolidasi dengan DPD Partai Nasdem Kabupaten Bangka Barat membahas koalisi untuk Pilkada 2020.

“Nasdem sendiri sudah menyatakan bahwa Haji Sukirman, kebetulan dari Golkar sendiri dari awal kita pembukaan pendaftaran itu ada 9 orang dari 9 mengerucut jadi 4 orang, 2 internal dan 2 eksternal dan sudah kita sampaikan ke pusat," ungkap Robin dikonfirmasi, Rabu (08/07/2020).

Baca Juga: Pilkada Babar 2020: Dafitri Akui Petahana Lawan yang Tangguh

Lebih lanjut diungkapkan Robin, melihat suara akar rumput serta struktur internal di bawah keinginannya dari empat nama itu yakni nama Bong Ming-Ming yang ingin dimajukan sehingga rekom secara lisannya kepada Bong Ming Ming.

"Kita sampaikan kepada Nasdem apabila Bong Ming Ming dimajukan ya kita mungkin akan bergandengan, tapi kalau seandainya ternyata bukan Bong Ming Ming ya mungkin kita menahan diri dulu,” tuturnya.

Robin yang akrab disapa Chong-Chong ini menuturkan pihaknya ingin ikut menang juga ingin ikut berperan dalam pembangunan Bangka Barat kedepannya.

Menurut Robin, pihaknya yakin jika H Sukirman dan Bong Ming Ming akan menjadi calon pasangan yang kuat untuk menang di Pilkada 2020 dan juga pertimbangan lainnya karena Bong Ming Ming adalah salah satu nama calon yang mendaftar diri di Partai Golkar Bangka Barat.

"Kalau masalah dana biaya itu memang kita butuh biaya, tapi dana itu gak segalanya artinya justru yang ditunggu sama masyarakat itu pasangan ini menjadi atau tidak,” kata Robin.

Robin tak membantah bahwa dalam Pilkada Bangka Barat ini tidak mungkin tanpa modal juga tapi jangan sampai menjadi tolak ukur sebagai pasangan calon yang siap bertarung di Pilkada 2020.

" Kita tahu lah anemo masyarakat yang harus begini begitu, saya rasa dengan pasangan ini tidak butuh itu," imbuhnya.

Robin menyarankan kepada masyarakat saatnya kita berpikir positif dan tidak tertipu daya lagi, maka harus pandai memilah dan memilih pemimpin kedepannya agar rakyat tidak lagi muncul rasa kecewa kepada pemimpinnya.

"Jangan terpengaruh dengan adanya uang , hilangkan tradisi seperti itu. Kita sudah pernah merasakan baru-baru ini dengan pesta demokrasi kita kemarin pileg bahwa banyak saya dengar kekecewaan-kekecewaan hanya karena mungkin sesaat menerima dana. Akhirnya setelah terpilih mau minta bantu mau apa susah," ungkap Robin.

Robin juga mengingatakan agar suara masyarakat jangan mudah dibeli atau diobral. "Jangan gampang dibelilah gitu, tapi kalau tidak minta orang ngasih ambil saja tapi coblosnya tetap sesuai hati nurani lah," tukas Robin.(rul/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE