Gelapkan Uang Penjualan Buku Untuk Pelarian dan Foya-Foya

Dwi H Putra    •    Kamis, 09 Juli 2020 | 12:39 WIB
Lokal
Caption: Agus tersangka penggelapan uang buku diringkus tim gabungan. (dwi/wb)
Caption: Agus tersangka penggelapan uang buku diringkus tim gabungan. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Agus Triyanto (31) warga SK 8 Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjabtim, tidak bisa mengelak ketika digerebek  tim gabungan di rumah kontraknya di Lingkungan Sri Pemandang, Kelurahan Srimenanti, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Agus diringkus lantaran menggelapkan uang penjualan buku dari perusahaan tempatnya bekerja. Uang yang digelapkan sebesar Rp 400 juta. 

Berdasarkan pengakuan pelaku, uang hasil penggelapan buku sekolah dihabiskan untuk biaya selama pelarian, seperti membayar kontrakan, biaya sehari-hari dan foya-foya.

"Uangnya habis pak, buat bayar kontrakan pas di Jambi, kemudian buat biaya pelarian dan kontrakan juga di Bangka. Ada juga uangnya saya belikan sepeda motor dan buat foya-foya," ujar Agus di Sungailiat, Kamis (9/6/2020).

Tidak hanya itu, pelaku mengakui sudah melarikan diri ke Pulau Bangka sejak Maret 2019 lalu, bekerja menjadi buruh bangunan dan sempat berjualan makanan minuman anak-anak tapi tidak berlangsung lama.

"Saya di Bangka sudah satu tahun, pak. Awalnya berjualan makanan dan minuman, tapi nggak lama. Lalu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, saya kemudian bekerja buruh bangunan di Sungailiat ini ikut orang," bebernya.

Pelaku juga mengakui perbuatannya sudah melakukan penggelapan uang buku milik perusahaan tempatnya bekerja senilai ratusan juta rupiah, sejak Januari tahun 2018 dengan tidak menyetorkan uang hasil penjualan buku tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang jumlahnya sekitar 20 ribu exemplar.

"Iya uangnya ada yang saya ambil langsung ke sekolah, uang pembayaran tiga bulanan dari puluhan sekolah," terangnya lagi.

"Saya menyesal pak, awalnya mau dikembalikan tapi sudah terlalu besar jadi tidak bisa lagi mengembalikannya, akhirnya saya melarikan diri," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE