Naziarto: RKAB yang Dikeluarkan Gubernur Adalah RKAB Sisa Produksi 2018

Sekda Provinsi Bangka Belitung, Naziarto.(fn/wb)
Sekda Provinsi Bangka Belitung, Naziarto.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Bangka Belitung, Naziarto, mengungkapkan Rencana Kerja Anggaran dan Biaya (RKAB) perusahaan penambangan timah dan ekpsor biji timah yang saat ini disetujui Pemprov Babel merupakan RKAB Tahun 2018.

Baca Juga:  Gubernur Babel Diingatkan Hati-hati Soal RKAB Timah

"Informasi dari Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi, bahwa RKAB itu, merupakan sisa produksi timah tahun 2018, dan RKAB itu bukan untuk penambangan ekpolatasi dan ekplorasi, tetapi RKAB terhadap sisa produksi," ungkap Sekda Babel Naziarto usai menghadiri kunjungan kerja Anggota Panja Komisi III DPR RI ke Mapolda Babel, Kamis (9/7/2020).

Naziarto kembali menegaskan RKAB yang disebut DPR RI itu bukan RKAB yang baru.

"Mungkin secara detailnya mereka belum mengetahui itu, tapi informasi detailnya yang saya dapat RKAB tersebut untuk produksi," imbuh Naziarto.

Naziarto juga menyampaikan untuk mengeluarkan RKAB itu, pertama kali ekplorasi dulu, dan kemudian hasilnya bagaimana, lalu baru boleh ekspor.

"Tadi sudah saya jelaskan, dari keterangan Plt Kepala Dinas ESDM, kalau RKAB ini merupakan RKAB terhadap hasil sisa produksi tahun 2018, serta sisa eksplorasi yang belum terkirim," terangnya.

Tidak hanya itu Naziarto juga menyampaikan jika itu merupakan sisa produksi maka tidak masalah dikeluarkan RKAB-nya.

"Seharusnya RKAB yang dikeluarkan itu sisa yang belum produksi, ini kan barang sudah ada, dan mungkin ini sisa produksi begitu informasinya. Dan dari apa yang saya sampaikan ini, merupakan dari sisa yang belum di ekspor," tukas Naziarto.(fn/wb)




MEDSOS WOWBABEL