Warga Munggu Keluhkan Aktifitas TI Ilegal Semakin Marak

Caption: Caption : Lokasi TI di pinggir jalan perbatasan Desa Munggu dan Desa Lampur, Kecamatan Sungaiselan. (her/wb)
Caption: Caption : Lokasi TI di pinggir jalan perbatasan Desa Munggu dan Desa Lampur, Kecamatan Sungaiselan. (her/wb)

SUNGAISELAN, www.wowbabel.com - AH (inisial--red) salah satu warga Desa Munggu Kecamatan Sungaiselan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), mengaku resah dengan keberadaan aktifitas Tambang Inkonvensional (TI) rajuk yang berada di pinggir jalan perbatasan Desa Munggu dan Desa Lampur, Kecamatan Sungaiselan.

Ia mengatakan, ada puluhan ponton TI rajuk di lokasi tersebut. TI yang saat ini beroperasi di kedua sisi jalan tersebut,  membuat masyarakat khawatir jalan perbatasan tersebut akan putus dikarenakan aktifitas TI.

"Aktifitas TI ilegal ini sudah sekitar satu minggu ini berjalan, kami khawatir jalan tersebut akan rusak dan putus," ungkap AH, Jumat (10/7/2020).

Ia berharap pemerintah dapat menghentikan kegiatan TI di lokasi tersebut, yang mana aktifitas TI itu biasa dilakukan pada siang hari.

Terpisah, Kasat Pol PP Kabupaten Bateng, Irwan mengatakan bahwa pihaknya selalu melakukan monitor kawasan itu.  Bahkan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah turun ke lokasi dan para penambang sudah mengangkat peralatan mereka.

"Saya ucapkan terima kasih atas laporan dan informasi yang diberikan oleh masyarakat dan akan tetap memonitor daerah tersebut, terlebih lagi hal tersebut menyangkut fasilitas masyarakat," ucapnya

"Dan tetap akan kita tindak lanjuti laporan tersebut, terlebih lagi hal ini menyangkut fasilitas umum," tandasnya. (her/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE