KH Imam : NU Tidak Pernah Berontak, Demo, dan Rebut Kekuasaan

Chairul Aprizal    •    Minggu, 12 Juli 2020 | 16:37 WIB
Lokal
Pengurus Cabang (PC) NU (Nahdlatul Ulama) Kabupaten Bangka Barat masa khidmat 2020-2025 menggelar Silahturahim bersama Forkopimda Bangka Barat, di Gedung NU Jalan Raya Peltim Muntok, Bangka Barat, Minggu (12/07/2020).(rul/wb)
Pengurus Cabang (PC) NU (Nahdlatul Ulama) Kabupaten Bangka Barat masa khidmat 2020-2025 menggelar Silahturahim bersama Forkopimda Bangka Barat, di Gedung NU Jalan Raya Peltim Muntok, Bangka Barat, Minggu (12/07/2020).(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Ketua PCNU Kabupaten Bangka Barat KH Imam Syuhada menyampaikan NU adalah organisasi besar di hadapan Forkopimda Bangka Barat pada acara silahturahim di Gedung NU Jalan Raya Peltim, Muntok, Bangka Barat, Minggu (12/07/2020).

"Bahkan sekarang ini kurang lebih 100 juta kalau TNI/Polri tahun 2018 itu saya lihat itu 970 ribuan ya TNI/Polri yang ada di Indonesia. NU itu jadi organisasi besar juga sudah 5 juta warga Nahdliyyin," ungkapnya.

Namun kata KH Imam meskipun NU besar dan memiliki massa yang banyak akan tetapi NU tidak pernah terdengar memberontak bahkan demo.

"Ataupun ada kabar bahwa NU itu memberontak, NU sebagai mengambil alih kekuasaan itu tidak pernah terjadi. Kenapa karena NU ini adalah murid-muridnya ulama. Ulama yang sanad keilmuannya jelas sampai kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam," tutur KH Imam.

KH Imam menjelaskan para ulama NU tidak pernah mengajarkan kepada murid-muridnya untuk memberontak dan mengajarkan kepada murid-muridnya untuk mengambil alih kekuasaan karena NU berperan menjaga NKRI.

"Bapak Kasat Intel udah banyak nanya yang mengatasnamakan NU akan tetapi malah menyerang NU ini juga banyak sekali sebenarnya," ujarnya.

KH.Imam menyebutkan salah satu ciri khas NU dalam pemikiran-pemikirannya itu tidak keras dan gerakan NU adalah keagamaan dan gerakan kebangsaan. Bahkan warga Nahdliyyin tidak pernah melakukan aksi untuk menolak RUU HIP.

"Belum pernah demo, untuk mengatasi HIP NU pada tanggal 3 Juli langsung bisa menyelesaikan HIP tanpa harus berdemo. Alhamdulillah ini jadi NU itu selalu konsisten seperti itu tidak akan pernah apa namanya mengadakan keributan dan segala macam ini karena ilmunya bersanad," katanya.

"Contohnya seperti Haji Toha selaku Rais Syuriah ini dari Lirboyo.Saya sendiri dari Banyuwangi gurunya saya ini adalah santrinya Kyai Hasyim Asy'ari pasti sanad ilmunya itu sampai kepada Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam ini semuanya tidak ada yang pernah mengajarkan pemberontak ataupun merebut kekuasaan," tukasnya.(rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL