Perkenalkan Pengurus Baru, PCNU Gelar Silaturahmi Bersama Forkompimda Babar

Chairul Aprizal    •    Minggu, 12 Juli 2020 | 16:08 WIB
Lokal
Pengurus Cabang (PC) NU (Nahdlatul Ulama) Kabupaten Bangka Barat masa khidmat 2020-2025 menggelar Silahturahim bersama Forkopimda Bangka Barat, di Gedung NU Jalan Raya Peltim Muntok, Bangka Barat, Minggu (12/07/2020).(rul/wb)
Pengurus Cabang (PC) NU (Nahdlatul Ulama) Kabupaten Bangka Barat masa khidmat 2020-2025 menggelar Silahturahim bersama Forkopimda Bangka Barat, di Gedung NU Jalan Raya Peltim Muntok, Bangka Barat, Minggu (12/07/2020).(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Pengurus Cabang (PC) NU (Nahdlatul Ulama) Kabupaten Bangka Barat masa khidmat 2020-2025 menggelar Silahturahim bersama Forkopimda Bangka Barat, di Gedung NU Jalan Raya Peltim Muntok, Bangka Barat, Minggu (12/07/2020).

Kegiatan bertujuan silahturahim dengan Forkompimda ini tidak dihadiri oleh Para Forkopimda dan semuanya diwakili oleh Forkompimda yakni Kapolres Bangka Barat yang diwakili KBO Sat Intelkam, Dandim yang diwakili anggotanya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat diwakili Kasi Datun, dan Kepala Kemenag Bangka Barat diwakili Kasubbag TU. 

Ketua PC NU Kabupaten Bangka Barat KH Imam Syuhada menyampaikan kegiatan ini digelar agar Forkopimda dapat mengenal pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Bangka Barat yang baru.

"Supaya kita ini kenal karena apa? karena NU itu dari dulu adalah organisasi yang selalu berkhidmat kepada bangsa dan selalu mendukung Negara kesatuan Republik Indonesia,"  kata KH Imam yang juga pengasuh Ponpes Ta'limul Muta'alim Bangka Barat.

KH Imam menjelaskan pengurus baru ini tidak bermaksud untuk memperbaiki NU karena NU sudah dari dulu baik.

"Di pengurusan PCNU ini tidak ada niat sedikitpun kami untuk memperbaiki NU karena apa karena NU itu sudah baik, baik itu sudah dibentuk dari dulu oleh para alim ulama akan tetapi kami semua ini hanya ingin berhidmat. Ya ingin menikmati itu tidak lain yaitu karena apa karena Hadrotus Kyai Hasyim Asy'ari itu sudah pernah menyampaikan bahwa siapa yang mengurusi NU itu akan saya anggap sebagai santri dan santriwati saya dan itu akan Khusnul khotimah anak cucunya," terang KH Imam.
 
KH Imam berharap perwakilan Forkompimda yang hadir di tempat ini juga menjadi bagian daripada penjaga NU dan diakui sebagai santri Kyai Hasyim Asy'ari juga.

Perwakilan Kapolres disampaikan KBO Intel Polres Bangka Bsrat, Ipda Rusdi Yunial mengapresiasi adanya kegiatan silahturahim dengan Forkopimcam yang digelar oleh PCNU Bangka Barat.

"Semoga NU ini bisa menjadi contoh dan suri tauladan buat kita semua. Kemudian kedepan kita akan melaksanakan kegiatan Pilkada, jadi kami mengajak kita semua khususnya disini ada PCNU agar bersama-sama menjaga Kamtibmas, agar kegiatan Pilkada kita kali ini berjalan dengan lancar tanpa terkendala sesuatu apapun," tutur Ipda Rusdi Yunial

Terpisah Kassubag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat Safrian menyampaikan  NU adalah salah satu ormas besar yang ada di Republik Indonesia.

"Kita tahu siapa pendirinya yaitu KH Hasyim Asyari, kita tahu kiprah NU itu untuk bangsa dan negara ini sampai ikut dalam perjuangan  kemerdekaan negara Republik Indonesia ini sangat besar sekali," ungkap Safrian yang mengaku pernah menjadi kader PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) UIN Raden Fatah.

Safrian mengakui di Indonesia umumnya dan di Bangka Belitung  dan Bangka Barat khususnya banyak warga Nahdliyyin maka dengan adanya PCNU ini mungkin nanti mengkordinir para warga Nahdliyyin secara kultur.

"Harapan kita kedepan dengan adanya pertemuan ini kita bisa terus menjaga silahturahim diantara kita khususnya pengurus NU, Forkopimda, dan Pemerintah," tukas Safrian.(rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE