Praktik Prostitusi Anak Dibongkar di Penginapan Chozy Kamar 207 dan 210

Penginapan Chozy di Toboali tempat digerebeknya prostitusi anak dibawah umur oleh Polda Bangka Belitung.(as/wb)
Penginapan Chozy di Toboali tempat digerebeknya prostitusi anak dibawah umur oleh Polda Bangka Belitung.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Dua anak dibawah umur dan satu wanita dewasa  diamankan anggota Subdit IV Ditreskrimum Polda Babel dalam pengungkapan dugaan kasus prostitusi online anak bawah umur, Rabu (15/7/2020) sore.

Lokasi terbongkarnya praktik prostitusi onlina anak bawah umur itu, yakni di Penginapan Chozy Toboali, tepatnya di kamar 207 dan 210. 

Pengelola Penginapan Chozy, Mario  mengaku telah menjalankan SOP yang berlaku. Setiap orang yang menginap dimintai identitas. 

"Jadi kemarin (Rabu--red) ada anggota dari Polda check in dua kamar 207 dan 210. Kalau ada cewek masuk di luar pengetahuan kami," ungkap Mario saat ditemui wartawan.

Ia pun membantah jika pihaknya melegalkan praktik prostitusi di penginapan mereka. 

"Tidak pernah tamu tanpa KTP, rata-rata yang menginap di sini pegawai  pemerintahan atau swasta dan  juga dewan. Semua KTP kita minta dan difoto, kalau ada tamu selain yang menginap di luar kemampuan kami, tapi kedepan kami tingkatkan lagi pengawasan," tutur Mario.

Dalam pengungkapan kasus prostitusi online anak bawah umur sebanyak empat orang diamankan. Satu orang diduga sebagai mucikari, dua orang diduga pekerja seks komersial (PSK), dan satu saksi.

Diduga mucikari adalah EL yang juga masih dibawah umur 17 Tahun.   Sedangkan PSK sebut saja Bunga (16) pekerja seks komersial yang masih berstatus pelajar SMP dan AN wanita dewasa berusia 21 Tahun. Sementara saksi inisial EI.

Kronologis terungkapnya praktek prostitusi onlina anak bawah umur berawal polisi melakukan penyamaran dengan berpura-pura memesan wanita PSK dengan EL.  

EL menawarkan dengan harga sebesar Rp 1,5 juta dan jasa pelaku (EL) sebesar Rp 600 ribu. Setelah terjadi kesepakatan  ditentukan tempat untuk melakukan praktik prostitusi di Penginapan Chozy.

Pada pukul 16:30 WIB,  EL bersama temannya  berisinisial EI  berstatus saksi mengantar kedua PSK ke kamar 207 dan 210 setelah kedua PSK. Usai transaksi uang yang telah disepakati  langsung dilakukanlah penangkapan. Barang bukti yang diamankan  uang sejumlah Rp 1,5 juta, satu unit handphone merk VIVO  dan satu buah tas kecil warna hitam merk Chibao. Kemudian mereka yang terlibat langsung dibawa ke Mapolda Bangka Belitung guna proses penyidikan lebih lanjut.(as/wb)




MEDSOS WOWBABEL