Destinasi Wisata di Babel Mulai Dibuka, Namun Belum Penuhi Protokol Kesehatan

Hafiz Wow    •    Senin, 20 Juli 2020 | 16:48 WIB
Travel
Caption: Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Disbudpar Provinsi Babel, Firmansyah. (fiz/wb)
Caption: Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Disbudpar Provinsi Babel, Firmansyah. (fiz/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com-- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Bangka Belitung (Bebel) izinkan destinasi wisata dibuka kembali jika sesuai protokol kesehatan.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Disbudpar Provinsi Babel, Firmansyah menyampaikan telah berkoordinasi terkait pengawasan Daya Tarik wisata (DTW) dengan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota setempat. 

Pihaknya sudah melakukan survei ke beberapa daerah tujuan wisata yang direncanakan akan dibuka, namun dari sebagian DTW yang dibuka ada beberapa syarat yang belum dipenuhi pihak Kabupaten/Kota.

"Kita di Provinsi sebagai koordinator, jadi kewenangan pengelolaan DTW  ada di Kabupaten masing-masing, contoh kemarian kita ke Mentok, ada Pantai Batu Rakit, Museum Timah, Pesanggrahan Menumbing, untuk saat ini yang baru buka hanya museum timah karena dari sisi protokol kesehatan, dari sisi SOP sudah memenuhi standar meskipun ada hal kecil yang tidak diperhatikan, namun sudah kita sosialisasikan dan ditindaklanjut oleh mereka," ungkap Firmansyah Senin, (20/07/2020). 

Firmansyah mengatakan di Kabupaten Bangka Tengah, DTW Kolong Biru sudah mulai buka namun akan dilakukan penilaian terkait kesiapan protokol kesehatan bersama gugus tugas Covid-19.

"Semua Kabupaten hampir rata-rata sudah buka, cuma kita keterbatasan SDM untuk mengelilingi setiap daerah, untuk melihat kesiapan mereka. DTW itu banyak, baik yang dikelola pemerintah, kelola oleh swasta, oleh masyarakat, maupun komunitas tetapi memang belum terdaftar sebagai DTW. Kalau untuk persentase setiap kabupaten berbeda-beda tetapi masih ada DTW yang belum memenuhi standar," bebernya.

Disampaikan Firmansyah, pihaknya sudah meminta Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota untuk mengadakan protokol kesehatan di setiap lokasi wisata. Disbudpar Provinsi Babel sendiri akan menyurati gugus tugas, perusahaan swasta, dan Kementerian Pariwisata untuk membantu menyiapkan kebutuhan sarana prasarana protokol kesehatan di DTW.

"Ini suratnya dalam proses, mudah-mudahan ada respon dan tindaklanjut dari mereka. Tinggal pengawasannya ada di Kabupaten dan kita sifatnya mengkoordinasikan, kita akan datang sewaktu-waktu turun sampling. Kita tidak akan menunjukkan dimana lokasi kita akan turun, cuma kita akan mendokumentasikan ini lokasi terbuka namun tidak menyatakan untuk ditutup," paparnya. 

"Kita lebih mensosialisasikan masyarakat untuk jaga jarak, masker dipake, trus petugasnya face shield atau masker dan tempat cuci tangannya harus ada," tambahnya. 

Menurutnya, sebagian daerah tujuan wisata yang di Babel telah dibuka kembali, memang ada yang sudah memenuhi protokol kesehatan, namun lebih banyak yang tidak memenuhi standar protokol pencegahan Covid-19.

"Berdasarkan webinar dengan kawan-kawan Kabupaten/Kota, semua sudah menyatakan siap untuk membuka tapi tidak semua DTW, kalau di Provinsi kewenangannya hanya ada 27 DTW, sedangkan Kabupaten/Kota memiliki banyak DTW. Tapi kita minta ke mereka dari sisi persyaratan, semua protokol harus dipenuhi, nanti kita cek dan sosialisasikan," tukas Firmansyah. (fiz/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL