41 Orang Dimintai Keterangan Terkait Dana DAK Basel

Kajari Basel Mayasari (tengah) saat press conference laporan kinerja Kejari Basel Bulan Januari-Juli 2020, Rabu (22/7/2020). (Astoni/wowbabel)
Kajari Basel Mayasari (tengah) saat press conference laporan kinerja Kejari Basel Bulan Januari-Juli 2020, Rabu (22/7/2020). (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, wowbabel.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) sedang melakukan penyelidikan dugaan penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di pemerintahan setempat.

"Kita tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana alokasi khusus (DAK)," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Basel, Mayasari kepada wartawan saat press conference dalam agenda laporan kinerja Kejari Basel Bulan Januari Sampai Juli 2020, Rabu (22/7/2020).

Hanya saja, Kajari masih merahasiakan dinas mana yang dilakukan penyelidikan terkait  dana DAK tersebut. Namun, kata dia sudah 41 orang telah dimintai keterangan.

"Karena baru lid (penyelidikan) belum bisa kami ekpose. Proses sudah berjalan dua bulan sejak saya disini, dan baru sebatas pemanggilan dimintai keterangan. Sejauh ini sudah ada 41 orang dimintai keterangan," ujarnya.

Ia menegaskan akan terus memantau perkembangan dugaan kasus tipikor dana DAK dengan nilai Rp17 Miliar tersebut.

"Nilai 17 miliar. Saya pantau terus dan kami bersungguh-sungguh. Perkembangan akan terus kami informasikan kepada teman-teman media," tukasnya.

Untuk diketahui unit tipikor satuan reserse kriminal Polres Basel juga tengah melakukan penyelidikan dana DAK, yakni dana DAK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Basel, dengan nilai Rp17 Miliar. (Astoni/wb)



MEDSOS WOWBABEL