Seputar Ikan Aligator Peliharaan Ustadz Yusuf Mansur

Ikan Aligator.(sumber: instagram yusuf mansur)
Ikan Aligator.(sumber: instagram yusuf mansur)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com – Ikan Aligator mendadak viral di medsos setelah Ustadz Umar Mansur memposting gambar ikan tersebut.

Dikabarkan sang ustadz kondang tersebut mendapatkan Ikan Aligator dari salah satu santrinya yang telah dipelihara sejak kecil.

Usai postingan tersebut warganet mengingatkan Ustadz Yusuf jika ada larangan untuk memelihara ikan tersebut. Sebagaimana ketentuan yang berlaku, pihak yang memelihara atau melepasliarkan ikan berbahaya di tempat umum bisa dipenjara dan didenda.

Lantas seperti apa Ikan Aligator tersebut. Melansir National Geographic, Ikan Aligator yang memiliki nama latin atractosteus spatula dapat mencapai panjang hingga tiga meter. Sebuah laporan juga menyampaikan ikan tersebut bisa mencapai bobot hingga 150 kilogram. Ikan Aligator tidak ada hubungan dengan buaya, kendatai bentuk kepala dan gigi ikan tersebut mirip buaya.

Ikan Aligator ternyata mampu hidup di air payau dan bahkan air asin. Akan lebih suka hidup kolam, sungai besar, rawa, dan danau. 

Telur ikan aligator diketahui beracun bagi manusia jika tertelan. Toksisitas telur ikan aligator berfungsi sebagai mekanisme pertahanan terhadap predator seperti krustasea. Ikan ini pemangsa ikan lainnya, kepiting, kura-kura, unggas, hingga mamalia kecil lain.

Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan menyatakan bahwa pemilik ikan predator dapat dikenakan sanksi pidana penjara dan denda.

Setidaknya ada tujuh spesien ikan aligator di dunia. Di Indonesia dikenal dengan nama ikan alligator atau alligator gar, yang sebetulnya merupakan nama populer dari satu jenis ikan gar.

Ikan gar diketahui memiliki sistem pertumbuhan yang lambat. Akan tetapi, ikan gar betina bisa hidup sampai 50 tahun dan jantan hanya 26 tahun. Betina mencapai matang kelamin pada umur sekitar 11 tahun, dan dapat hidup sampai umur 50 tahun. 

Ikan ini bersifat agresif,  hidup secara soliter dan tidak berkelompok. Dalam mencari makan, ikan itu biasanya sembunyi di antara tanaman air, menunggu sampai mangsanya dekat dan kemudian secara tiba-tiba menyergapnya. Perilaku ini mirip dengan buaya.(*)




Tags :
TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL