Terimbas Corona, Pemerintah Berikan Tujuh Insentif untuk Perusahaan Media

Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

JAKARTA,www.wowbabel.com -- Pemerintah telah menjamin industri media akan mendapatkan insentif, berupa pengapusan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi kertas koran.

Keputusan pemberian insentif ini setelah pemerintah bertemu dengan sejumlah perwakilan asosiasi media massa, Jumat (25/7/2020). Pertemuan tersebut juga dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate serta Ketua Dewan Pers Mohammad NUH.

Pemberian insentif ini seperti yang sebelumnya telah dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak Agustus 2019 silam.

"Peraturan Menteri Keuangan yang menjadi peraturan pelaksana Perpres No. 72 Tahun 2020, akan ditegaskan bahwa PPN terhadap bahan baku media cetak menjadi tanggungan Pemerintah," tulis isi pertemuan tersebut yang dikutip beberapa media, Sabtu (25/7/2020).

Kedua, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan berupaya melakukan penundaan atau penangguhan beban listirk bagi industri media.

Ketiga, pemerintah juga akan menangguhkan kontribusi BPJS Ketenagakerjaan selama 12 bulan untuk industri pers dan industri lainnya lewat Keppres.

Keempat, Pemerintah akan mendiskusikan dengan BPJS Kesehatan terkait penangguhan pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi pekerja media.

Kelima, Pemerintah memberikan keringanan cicilan Pajak Korporasi di masa pandemi dari yang semula turun 30% menjadi turun 50%.

Keenam, Pemerintah membebaskan pajak penghasilan (PPh) karyawan yang berpenghasilan hingga Rp 200 juta per bulan.

Ketujuh, Pemerintah akan menginstruksikan semua kementerian agar mengalihkan anggaran belanja iklan mereka, terutama Iklan Layanan Masyarakat, kepada media lokal.

"Dewan Pers meyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian yang tinggi terhadap nasib dan keberlangsungan pers sebagai pilar keempat demokrasi. Sebagai bagian dari komponen bangsa, pers nasional mendukung upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19," ujar Ketua Dewan Pers, M Nuh.(bbs/*)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL