TI Tower Kolong Laut Kembali Marak, Satu Ponton Tak Bertuan Diamankan

Aston    •    Selasa, 28 Juli 2020 | 12:05 WIB
Lokal
Caption: Pihak kepolisian Polair Polres Basel kembali melakukan  penertiban, Senin (27/7/2020) malam. (as/wb)
Caption: Pihak kepolisian Polair Polres Basel kembali melakukan penertiban, Senin (27/7/2020) malam. (as/wb)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- Aktivitas pertambangan timah ilegal di perairan kolong laut Desa Kepoh Kecamatan Toboali Bangka Selatan (Basel) kembali marak. Pihak kepolisian Polair Polres Basel kembali melakukan  penertiban, Senin (27/7/2020) malam.

Kasat Polair Polres Basel, Iptu Slamet Riyadi mengatakan, ada belasan  TI tower beraktivitas di Kolong Laut yang sudah sering ditertibkan tersebut.

"Saat penertiban ditemukan ponton apung sekitar 11 unit di perairan kolong laut tersebut, tapi sebagian ada yang beroperasi dan sebagian tidak beroperasi," kata Slamet Riyadi, Selasa (28/7/2020) siang.

Giat penertiban yang digelar malam hari pukul 23.00 WIB, polisi berhasil mengamankan satu unit ponton lengkap dengan peralatan mesin tambang, hanya saja tak bertuan.

"Melihat kedatang kami mereka (penambang--red) kabur menggunakan speed. Ada satu ponton yang berhasil kami amankan ke pos Sadai, yang lain terkendala menarik ponton  dikarenakan  pipa besi ponton tersebut dalam keadaan tertancap ke dasar laut sehinggga tidak bisa di tarik," tuturnya.

Hasil penyelidikan oleh petugas bahwa, aktivitas tambang timah di kolong laut yang menggunakan sistem ponton apung tersebut tidak mengantongi perizinan.

"Dari hasil penyelidikan bahwa pekerja ponton apung yang berada di perairan kolong laut tersebut  tidak memiliki ijin alias ilegal," ungkapnya.

Menurut Slamet, pihaknya telah sering melakukan himbauan kepada para pelaku aktivitas pertambangan ilegal tersebut, namun tetap membandel sehingga dilakukan upaya penindakan dengan cara penertiban.

"Satpolair sebelumnya telah berulang kali menghimbau dan melarang kegiatan tersebut kepada penambang, namun tetap beraktivitas maka kita lakukan penertiban dan selanjutnya kita akan melakukan patroli rutin," tukasnya. (as/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE