Wabup Bangka Tinjau Tempat Pemotongan dan Penjualan Hewan Kurban

Dwi H Putra    •    Selasa, 28 Juli 2020 | 16:33 WIB
Lokal
Caption: Wakil Bupati Bangka, Syahbudin saat meninjau sejumlah tempat pemotongan dan penjualan hewan kurban di Sungailiat, Selasa (28/7/2020). (dwi/wb)
Caption: Wakil Bupati Bangka, Syahbudin saat meninjau sejumlah tempat pemotongan dan penjualan hewan kurban di Sungailiat, Selasa (28/7/2020). (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Syahbudin mengimbau pemotongan hewan kurban harus sesuai dengan syariat dan protokol kesehatan.

"Hari ini kami melakukan pemantauan di beberapa tempat pemotongan dan penjualan hewan kurban, guna memastikan sesuai dengan standar mulai dari kebersihannya hingga syaratnya," kata Syahbudin  saat melakukan peninjauan di sejumlah tempat pemotongan dan penjualan hewan kurban di Sungailiat, Selasa (28/7/2020).

Ia meninjau beberapa lokasi pemotongan hewan kurban seperti Masjid Agung, Masjid Al-Ikhas, dan Masjid Al-Ijtihad. Selain itu, dirinya juga meninjau  tempat penjualan hewan kurban seperti  di Lingkungan Cendrawasih dan Kelurahan Sinar Baru Sungailiat.

Syahbudin mengimbau kepada seluruh pembeli hewan kurban agar dapat memilih hewan kurban dengan baik, sehingga kurban yang dilakukan dapat memenuhi standar ataupun syariat islam.

"Seluruh hewan kurban telah diperiksa Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispernak) Kabupaten Bangka dan dikategorikan sehat akan diberi tanda kalung di setiap hewan, sehingga dapat menjadi acuan bagi yang hendak membeli hewan qurban," jelas Syahbudin.

Dirinya juga meninta agar  masyarakat tidak membuat keramaian saat melakukan pemotongan kurban, hal tersebut guna untuk menerapkan protokol pencegahan penyebaran covid-19.

Sementara itu, salah satu panitia pelaksana pemotongan, Armiah, menyampaikan prosesi pemotongan akan diupayakan untuk menerapkan protokol kesehatan diantaranya berusaha untuk tidak terlalu ramai dan pembagian kepada penerima kurban diatur sedemikian rupa agar tidak terlalu ramai.

"Alhamdulillah untuk di Bangka ini prosesi pemotongan dan pembagian kepada mustahiq tidak berlalu berdesak-desakan seperi di luar sana. Jadi semoga saja kita dapat menerapkan protokol dengan tepat," pungkas Armiah. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE