Lewat Webinar, Azmat Sampaikan Realisasi Penyaluran BST

Kepala PT Pos Kota Pangkalpinang Azmat Nuzul Pasa menyampaikan sejumlah persentase realisasi penerimaan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Ibukota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. (hen/wb)
Kepala PT Pos Kota Pangkalpinang Azmat Nuzul Pasa menyampaikan sejumlah persentase realisasi penerimaan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Ibukota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. (hen/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Kepala PT Pos Kota Pangkalpinang Azmat Nuzul Pasa menyampaikan sejumlah persentase realisasi penerimaan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Ibukota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. 

Hal itu disampaikannya dalam acara webinar dengan tema Tinjauan Ulang Pemanfaatan BST di Bangka Belitung, Rabu (29/7/2020). 

Webinar tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Bangka (ISBA) Bandung, yang dipandu oleh Ridho Rinaldi, S.Tr.Sos, dengan pembicara Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang Rika Komarina, Dosen Fisip Universitas Bangka Belitung Sandy Pratama serta Ketua Karang Taruna Pangkalpinang Aditia pratama. 

Azmat memaparkan, penyaluran atau realisasi BST Tahap I Kota Pangkalpinang tercatat mencapai 6.570 orang dengan alokasi penerima 6.590 dengan sisa sebanyak 20 kepala penerima manfaat (KPM) yang tidak hadir atau diambil. 

Angka rollback tahap I atau yang dikembalikan PT Pos ke Kementerian Sosial sebanyak 341 dengan keterangan diantaranya tidak layak atau mampu, pindah, meninggal/tidak ditemukan, dapat bansos lain maupun data ganda. 

Sedangkan realisasi BST Tahap II Kota Pangkalpinang ada sebanyak 6.503 orang dengan alokasi penerima 6.590 dengan sisa sebanyak 87 kepala penerima manfaat (KPM) yang tidak hadir. 

Angka rollback tahap I atau yang dikembalikan PT Pos ke kementerian sebanyak 462 dengan sejumlah keterangan diantaranya tidak layak/mampu, pindah, meninggal/tidak ditemukan, dapat bansos lain maupun data ganda. 

Untuk realisasi BST Tahap III Kota Pangkalpinang ada sebanyak 6.577 orang dengan alokasi penerima 6.703 dengan sisa sebanyak 126 kepala penerima manfaat (KPM) yang tidak hadir. 

Sedangkan untuk angka rollback atau yang dikembalikan PT Pos ke kementerian saat ini masih dalam proses pendataan pembayaran sampai dengan tanggal 30 Juli 2020. (hdd/wb) 




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE