Empat Orang Jadi Tersangka Kasus 200 Kg Sabu Asal Myanmar

Kapolda Babel, Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat memperlihatkan 200 kg sabu-sabu yang berhasil diungkap Ditnarkoba Polda Babel. (fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Polda Provinsi Bangka Belitung (Babel) bersama Mabes Polri berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu kurang lebih 200 kilogram yang transit melalui Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang.

Narkoba jenis sabu 200 kilogram tersebut, dikirim dengan cara disimpan di dalam karung yang berisi jagung pada Selasa (28/7/2020) lalu di salah satu gudang kawasan Lippo Cikarang Bekasi. 

Kapoda Bangka Belitung Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari wilayah Babel kemudian dikembangkan sampai ke Jakarta, oleh Dirnarkoba bersama stafnya dan langsung meluncur ke lokasi pelabuhan Pangkalbalam.

"Dirnarkoba bersama stafnya terlebih dulu melakukan pengecekan, sekali dilakukan pengecekan dan diuji coba, ternyata di dalam karung yang berisis jagung tersebut di dalamnya ada narkoba jenis sabu, dengan cara dibungkus plastik," ungkap Irjen (Pol) Anang Syarif yang didampingi Wakapolda, Dirnarkoba, Kepala BNNP, dan Kabid Humas, saat menggelar konfrensi pers dengan sejumlah wartawan di Mapolda Babel, Kamis (30/7/2020).

Anang juga menambahkan setelah ditemukannya sabu yang ada di dalam karung berisi jagung, Dirnarkoba membentuk tiga tim, tim yang pertama, berangkat ke Jakarta, untuk mengecek kemana tujuan barang ini akan dikirim. 

"Kemudian tim yang kedua, mengikuti barang tersebut dan selama dalam perjalanan, tim yang ketiga adalah melacak darimana asal usulnya barang itu, dengan menuju ke daerah Kepri, dan pihaknya langsung menelusuri asal usul dan tujuan barang haram tersebut akan diedaran," tutur Anang. 

Ditambahkan Anang, selain mengamankan barang bukti sabu 200 kilogram, polisi juga berhasil mengamankan empat orang tersangka yang diduga sebagai pengedar.

"Ke empat tersangka tersebut, antara lain SCR asal Jakarta, kemudian RN, A, dan YD asal Batam, dan satu orang lagi inisial K, yang hingga masih buron," terang Anang. 

Kapolda juga menyampaikan, pengungkapan kasus narkoba oleh Ditresnarkoba ini memang cukup besar, dan sebelumnya pengungkapanya hanya di bawah puluhan kilogram saja. 

"Kami juga akan terus melakukan pengembangan siapa saja sindikat dari jaringan narkoba ini, serta akan terus memburu satu pelaku inisial K, yang masih DPO," tukas Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat.(fn/wb) 




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE