Mencalonkan di Pilkada 2020, Calon Petahana Wajib Cuti

Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat (Babar), Pardi. (Chairul/wowbabel)
Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat (Babar), Pardi. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, wowbabel.com - Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat (Babar) Pardi, menegaskan bahwa syarat pencalonan untuk Petahana di Pilkada tahun 2020 ini harus menyertakan surat bukti pengajuan cuti pada saat mendaftar sebagai calon Kepala Daerah.

Hal ini seperti yang termuat dalam UU No 10 tahun 2016 dimana Petahana Bupati/Gubernur yang mencalonkan ditempat yang sama wajib mengajukan cuti selama masa kampanye.

Sementara, di PKPU no 1 tahun 2010 terkait pencalonan Gubernur/Wakil Gubernur,  Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota untuk Pilkada tahun 2020 ada butir di pasal 4 ayat 1 poin r menyatakan secara tertulis atau bersedia cuti diluar tanggungan negara selama masa kampanye.

"Jadi, petahana wajib menyatakan secara tertulis bersedia cuti diluar tanggungan jadi ini menjadi syarat calon jadi Bupati yang Petahana kalau dia mencalonkan, dia menjadi syarat calon untuk segera mengajukan cuti," ucap Pardi, Rabu, (29/07/2020).

"Minimal adalah pernyataannya pribadi dia untuk cuti selama masa kampanye, iya pada saat mendaftarkan dia harus sudah mengajukan itu karena itu merupakan bagian dari kelengkapan," sambungnya.

Pardi menuturkan, bahwa pengajuan bukti cuti tersebut harus ikut dilampirkan saat mendaftarkan ke KPU karena salah satu syarat kelengkapan calon.

"Nanti kelengkapan berkas itu bisa dilengkapi pada saat pencalonan misalnya ada surat keterangan yang menerangkan kalau cuti, misalnya diajukan ke Gubernur, jadi ada surat dari Gubernur bahwa betul yang bersangkutan sudah mengajukan cuti," terangnya.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE