Buaya Sungai Kayu Besi Dikuburkan dengan Ritual Khusus

Dwi H Putra    •    Rabu, 05 Agustus 2020 | 14:39 WIB
Lokal
Caption: Evakuasi buaya harus menggunakan alat berat jenis sovel, untuk kemudian dibawa ke tepian sungai untuk dikuburkan. (dwi/wb)
Caption: Evakuasi buaya harus menggunakan alat berat jenis sovel, untuk kemudian dibawa ke tepian sungai untuk dikuburkan. (dwi/wb)

PUDING BESAR, www.wowbabel.com -- Buaya Sungai Kayu Besi Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang berukuran 4,5 meter dengan bobot hampir setengah ton, akhirnya mati pada Selasa (4/8/2020) sore.

Sebelumnya, reptil buas Sungai Kayu Besi itu ditangkap warga bersama pawang buaya pada Senin (3/8/2020).

"Buaya itu mati pada Selasa sore kemarin jam lima sore, hari ini dikuburkan," kata Mario salah satu warga yang sempat ikut melihat buaya saat dipajang di Lapangan Futsal Desa Kayu Besi, Rabu (5/8/2020).

Menurut Mario, buaya yang mati itu akan dikubur dengan ritual khusus, yakni dikuburkan secara terpisah antara badan dengan kepala. Penguburan dilakukan lewat ritual khusus adat dipimpin pawang buaya dan tokoh adat setempat.

Hal ini turut dibenarkan, Sekretaris Desa Kayu Besi, Junaidi yang mengatakan penguburan buaya ini dilakukan menggunakan ritual adat khusus.

"Kalau buayanya mati seperti biasa dikubur terpisah, untuk bagian kepala dan badan, dengan ritual khusus," katanya.

Penguburan reptil buas tersebut disaksikan warga, evakuasi buaya harus menggunakan alat berat jenis sovel, untuk kemudian dibawa ke tepian sungai untuk dikuburkan.

"Buayanya sudah selesai dikuburkan barusan di tepi Sungai Kayu Besi," paparnya.

Diketahui sebelumnya, Buaya Sungai Angkup yang mengalir antara Desa Sempan dan Desa Kayu Besi, ditangkap warga ternyata beberapa hari sebelumnya sempat menyerang warga setempat yang sedang mancing.

Berdasarkan data yang dihimpun wowbabel.com di lapangan buaya tersebut sempat menyerang dua orang orang warga Desa Kayu Besi pergi ke sungai untuk memantau pancing tajur yang di pasang di Lubuk Angkup aliran Sungai Desa Kayu Besi, Sabtu (25/7/2020) sekira pukul 22.30 WIB.

Pada saat itu salah satu pancing tajur dimakan ikan, namun pada saat mau diangkat pancing dan ikan tersebut tersangkut di ranting kayu yang berada didalam air kira-kira sedalam setengah meter.

Karena dangkal kemudian salah seorang warga memutuskan turun kedalam air mengambil ikan yang tersangkut tersebut.
Tiba-tiba dari dalam air langsung keluar buaya berukuran besar langsung menerkam kaki sebelah kanan warga, korban pun sempat dilempar oleh buaya tersebut kurang lebih semeter setengah ke air. Namun, korban sempat melawan dan berteriak minta tolong ke temannya.

Kemudian dengan spontan teman korban langsung turun dan menombak buaya tersebut dengan menggunakan tombak kayu bermata besi yang dibawa untuk menombak ikan, ke bagian belakang punggung buaya kemungkinan karena merasa kesakitan baru lah buaya tersebut melepas gigitan terhadap korban, korban pun langsung dibawa pulang ke rumah.

Dikhawatirkan buaya kembali akan menyerang warga, maka masyarakat bersama tokoh masyarakat dibantu pawang buaya menangkap buaya dengan cara dipancing. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL