Dindikbud Pangkalpinang Terima Kritikan Soal PPDB Jenjang SMP

Caption: Kadisdikbud Pangkalpinang Eddy Supriadi. (hdd/wb)
Caption: Kadisdikbud Pangkalpinang Eddy Supriadi. (hdd/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com-- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang menerima kritikan maupun saran Ombudsman RI Perwakilan Bangka Belitung soal sejumlah temuan dugaan maladministrasi dalam pelaksanaan PPDB pada tingkat SMP di Kota Pangkalpinang. 

"Kalau ada kritikan konstruktif silahkan saja, kami akan melihat itu seperti apa. Kami pun sudah merencanakan hal-hal yang berkaitan dengan problematika dan permasalahan baik itu mutu, proses, dan lain sebagainya untuk memajukan pendidikan," ujar Plt Kadisdikbud Pangkalpinang Eddy Supriadi, Rabu (5/8/2020). 

Menurut Eddy, alasan dilakukannya kebijakan tersebut sebagai salah satu upaya dinas untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat agar bisa mengenyam pendidikan wajib belajar 9 tahun.

"Kami tunggu kritik sarannya, pesan saja sama ombudsman silahkan datang ke dinas pendidikan, kalau mau diskusi tentang pendidikan," lanjutnya.

Dinas Pendidikan mengambil kebijakan diskresi tersebut untuk memastikan dan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat yang anak-anaknya ingin bersekolah.

Kembali kepada kebijakan menerapkan aturan atau pengaturan tentang kuota, Eddy berterus terang mengaku, pembukaan jalur penerima peserta didik baru melalui empat jalur, melalui online dan langsung diluar jaringan (luring) atau mendatangi sekolah-sekolah.

Ia mengatakan, pihaknya sebagai pelaku praktisi yang langsung berhadapan dengan masyarakat tidak semudah apa yang orang amati. Namun katanya, dinas akan berusaha memperbaiki catatan tersebut. 

"Kadang-kadang kami berada pada posisi yang sulit kepentingan masyarakat tersebut sangat bermacam ragam, ini harus kita minimalisir jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya. (hdd/wb). 



MEDSOS WOWBABEL