Kendaraan Hilang, Juru Parkir Tidak Bertanggungjawab

Caption: Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perumahan, Kawasana Pemukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Bangka Barat, Juswardi. (rul/wb)
Caption: Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perumahan, Kawasana Pemukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Bangka Barat, Juswardi. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perumahan, Kawasana Pemukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Bangka Barat, Juswardi menyampaikan Juru Parkir tidak bertanggung jawab atas keamanan dan kehilangan kendaraan yang diparkirkan.

Juswardi menjelaskan, saat ini banyak masyarakat  beranggapan kendaraan yang dititipkan kepada juru parkir, maka juru parkir berkewajiban untuk menjaga keamanan kendaraan tersebut dengan hanya dibayar uang sebesar Rp 1.000 saja.

"Juru Parkir itu tugasnya dan perannya itu menata kendaraan, merapikan kendaraan agar tidak terlihat semrawut," katanya, Rabu (05/08/2020).

Juswardi menegaskan, juru parkir tidak bertugas sebagai keamanan kendaraan apalagi harus menanggung resiko ganti rugi kendaraan hilang, lecet, jatuh dan sebagainya.

"Juru parkir hanya sekedar menata jangan sampai semrawut lah tidak mungkin juga untuk mengamankan. Tidak mungkinlah kita bebankan ke mereka hanya dengan membayar uang Rp 1000 kecuali tempat parkirnya modern yang dikelola swasta," katanya. 

Ia menjelaskan, keamanan parkir dibebankan kepada juru parkir apabila dikelola pihak ketiga yang mempunyai kelebihan dalam manajemen.

"Kalau dikelola pihak ketiga kita lemparkan ke pihak ketiga nah itu mereka bertanggung jawab karena dapat keuntungannya besar. Kalau perorangan ini ya berat lah seperti kita lihat yang ada di pasar," terangnya.

Menurutnya, seharusnya juru parkir perorangan di tempat umum haruslah diseleksi dan tidak memberi kesan yang menakutkan bak 'preman'.

"Sebenarnya saya tidak kepengen semua diambil juru parkir itu tanpa diseleksi. kita harus lihat tampangnya seperti apa etikanya," tambahnya.

Ada beberapa juru parkir yang dibina oleh Bidang Perhubungan Kabupaten Bangka Barat diberhentikan karena dapat laporan masyarakat yang takut.

"Ada yang diberhentikan tapi karena orang seperti itu jadi takut. kuncinya itu juru parkir kita didik kita latih. Kita sudah berbuat baik loh kasih pekerjaan ke juru parkir," tutupnya. (rul/wb)




MEDSOS WOWBABEL