Ikut Pilkada 2020, ASN Diminta Pensiun Dini

Chairul Aprizal    •    Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:35 WIB
Pilkada
Caption: caption : Kabid Pengembangan dan Diklat BKPSDMD Bangka Barat Solihin menghadiri Rapat Kerja Persiapan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat tahun 2020, Kamis, (06/08/2020). (rul/wb)
Caption: caption : Kabid Pengembangan dan Diklat BKPSDMD Bangka Barat Solihin menghadiri Rapat Kerja Persiapan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat tahun 2020, Kamis, (06/08/2020). (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com --
Kepala Bidang Pengembangan dan Diklat BKPSDMD Bangka Barat, Solihin mengatakan, pihaknya telah   menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk netralitas ASN di Kabupaten Bangka Barat, hal ini menyusul akan dilaksanakannya Pilkada pada akhir tahun nanti.

Ia mengatakan, jika ada ASN atau tenaga kontrak yang kedapatan tidak dapat menjaga netralitasnya selama tahapan pilkada, pihkanya meminta untuk segera dilaporkan.

"Silahkan misalnya ada ASN atau  PHL yang melanggar ketentuan silahkan dilaporkan ke kami," katanya saat menghadiri Rapat Kerja Persiapan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat tahun 2020, Kamis, (06/08/2020).

Solihin menyatakan, apabila memang ada kedapatan ASN atau PHL yang berpolitik praktis dipersilahkan untuk dilaporkan ke pihaknya disertai dengan bukti-bukti otentik pelanggarannya.

"Tetapi kami mohon dengan bukti bukti yang otentik. Kalau ASN itu kita prosesnya agak panjang karena bisa dikenakan hukuman disiplin tingkatnya nanti sesuai dengan pelanggarannya, kalau tidak ada bukti saat melaporkan lalu kita berikan hukuman disiplin, kita bisa salah kalau mereka melakukan banding," jelasnya.

Ia meminta, bagi ASN yang ingin terlibat dalam politik baik untuk mencalonkan diri sebagai bupati ataupun wakil bupati untuk segera mengundurkan diri atau mengajukan pensiun dini.

Menurutnya, proses pensiun dini juga memerlukan beberapa langkah, misalnya untuk ASN golongan 4 ke atas proses pengunduran diri dilakukan di tingkat kabupaten sedangkan pengajuan pensiun dini dilakukan ke BKN Pusat. Sedangkan untuk ASN yang golongan 4 ke bawah pengajuannya hanya dilakukan ke BKN regional.

"Nanti pengunduran dirinya keluar, pensiun dininya belum keluar artinya gak dapat uang pensiun itu permasalahannya. Kalau golongan 4 B ke atas itu ke pusat jadi jangan lama-lama, kasiannya di ASN dan juga syarat untuk pensiun dini itu minimal umur 50 tahun dan masa jabatan kalau enggak salah 25 tahun," ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan jika apabila persyaratan pensiun dini belum terpenuhi maka ASN tersebut hanya bisa melakukan pengunduran diri.

"Syarat dari KPU kan hanya perlu surat pengunduran diri, tapi kita sarankan kalau mau mencalonkan diri ya silahkan ajukan pengunduran diri dan pensiun dini kalau memenuhi syarat dan ini prosesnya tidak sebentar," tutupnya. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL