KPU Babar Larang Calon Bupati Bawa Massa Saat Pendaftaran

Caption: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat, Pardi. (rul/wb)
Caption: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat, Pardi. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat, Pardi mewanti-wanti calon bupati dan wakil bupati Bangka Barat yang akan mendaftarkan diri ke KPU tidak boleh membawa massa.

Ia mengatakan, sesuai protokol kesehatan calon bupati dan wakil bupati hanya boleh didampingi pimpinan partai politik.

Pendaftaran calon Bupati dan wakil bupati akan dimulai pada 4-6 September 2020. KPU akan mengumumkan jadwal pendaftaran pada 28 Agustus mendatang.

"Jadi yang didalam kantor nanti yang boleh masuk kalau dia koalisi partai pengusung adalah pimpinannya Ketua dan Sekretaris kemudian calonnya itu aja," ucap Pardi, Kamis (6/8/2020).

Pardi mengatakan, pasangan calon bupati dan wakil bupati dilarang membawa petugas dokumentasi atau pendukung untuk mendampingi pada saat pendaftaran. Hal ini sebagaimana tertuang dalam PKPU 6 Pasal 49 ayat 3 dimana pasangan calon hanya wajib  membawa syarat pencalonan dan pimpinan parpol pengusung.

"Saya menegaskan enggak usah keluar banyak duit nanti untuk mobilisasi orang datang ramai-ramai ke KPU enggak perlu. Cukup partai politik, syarat, calon, dan pengusul bukan pendukung," tegasnya.

Setelah proses pendaftaran, pihaknya akan melakukan verifikasi dan pemeriksaan  kesehatan serta ada tahapan diberi kesempatan untuk memperbaiki berkas yang kurang.

"Berkas-berkas syarat calon yang kurang bisa diperbaiki nanti ada waktu kesempatannya tapi kalau syarat pencalonan wajib dipenuhi pada saat pendaftaran dari tanggal 4 itu seperti formulir B-Kwk misal satu partai rekomendasi DPP tidak memenuhi nah jika yang itu tidak ada bisa coret langsung, tapi syarat calon inpidualnya nanti bisa tahap perbaikan berkas," ucapnya. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL