SMPN 1 Pangkalpinang Sudah Laporkan Kekurangan Meubleair Ke Disdikbud

Herdian wow    •    Jumat, 07 Agustus 2020 | 16:30 WIB
Lokal
Kepala SMPN 1 Pangkalpinang, Ristina.(hen/wb)
Kepala SMPN 1 Pangkalpinang, Ristina.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com – Kepala SMP Negeri 1 Kota Pangkalpinang membantah peryataan Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang  soal belum menyampaikan kekurangan dan kebutuhan pihak sekolah pada masa PPDB.

Hal itu lantaran berawal dari polemik yang kini mencuat di lingkungan SMPN 1 Pangkalpinang terkait dugaan pungutan dengan alasan kebutuhan meubleair dan lain-lain yang dilakukan oleh sejumlah wali murid atau yang mengatasnamakan Kelas Bina Lingkungan.

Kepala SMPN 1 Pangkalpinang, Ristina mengakui pihak sekolah sebelumnya telah berkirim surat ke dinas pendidikan setempat terkait kondisi kekurangan kebutuhan sekolah, termasuk meubleair.

"Semua kurang, meubleair kurang, buku paket kurang, ruang kelas kurang. Sudah disampaikan ke dinas ada buktinya," ujarnya, Kamis (6/8/2020).

Pernyataan dari surat tertanggal 17 Juli 2020 ini terkait dengan berakhirnya masa PPDB tahun 2020/2021, pihak sekolah menyampaikan soal perubahan KBM, permohonan untuk merevisi jumlah kuota PPDB, bertambahnya kuota kelas maka pihak SMPN 1 kekurangan guru dan kekurangan ruang kelas belajar, meubleair sebanyak 233 unit, papan tulis dan buku paket.

"Ini kebutuhan-kebutuhannya, kekurangan guru juga," imbuh Ristina.

Namun sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eddy Supriyadi mengatakan jika alasan dari persoalan itu memang terkait dengan kebutuhan sekolah, pihak SMPN 1 sampai saat ini belum menyampaikan kondisi kekurangan kebutuhan sarana prasarana yang ada terhadap konsekuensi PPDB secara tertulis.

"Dia secara tertulis belum ada melaporkan secara keseluruhan bagaimana kondisi kekurangan kebutuhan sarana prasarana yang ada terhadap konsekuensi pada PPDB ini," tukasnya, Selasa (6/8/2020).(hen/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL