Kementan Lepas Ekspor Cangkang Sawit, Tepung Tapioka dan Sagu

Dwi H Putra    •    Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:58 WIB
Lokal
Caption: Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo resmi melepas ekspor perdana cangkang kelapa sawit oleh PT Budi Agri Sejahtera (BAS), tepung tapioka dan sagu dikemas dalam bentuk mie instan yang diproduksi PT Bangka Asindo Agri (BAA), PT Langit Bumi Lestari (LBL) serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (8/8/2020). (dwi/wb)
Caption: Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo resmi melepas ekspor perdana cangkang kelapa sawit oleh PT Budi Agri Sejahtera (BAS), tepung tapioka dan sagu dikemas dalam bentuk mie instan yang diproduksi PT Bangka Asindo Agri (BAA), PT Langit Bumi Lestari (LBL) serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (8/8/2020). (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo resmi melepas ekspor perdana cangkang kelapa sawit oleh PT Budi Agri Sejahtera (BAS), tepung tapioka dan sagu dikemas dalam bentuk mie instan yang diproduksi PT Bangka Asindo Agri (BAA), PT Langit Bumi Lestari (LBL) serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (8/8/2020).

Syahrul Yasin Limpo mengatakan, BabelĀ  memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan baik komoditas pertanian maupun perkebunan untuk pembangunan dan pendapatan bagi negara dan daerah.

"Apalagi selama ini di Indonesia banyak memiliki mie dari gandum, tapi hari ini bersama kita lihat ada mie yang dibuat dari tepung sagu dan tapioka," kata Syahrul Yasin Limpo.

"Ubi ini kan bisa ditanam dimana saja, maka dari itu kami berterima kasih kepada gubernur dan perusahaan yang sudah mengembangkan potensi ini," ujarnya.

Lanjutnya memang di Indonesia memiliki banyak tepung dan mie, namun dengan adanya mie dari tepung tapioka dan sagu ini menambah varian baru jenis bahan makanan di Indonesia.

"Kami harap ini bisa menjadi kekuatan kedepan, apalagi dimasa seperti sekarang ini akibat pandemi Covid-19," jelas Syahrul Yasin Limpo.

Menurutnya, tidak hanya dengan tapioka dan tepung sagu, tapi saat ini juga cangkang kelapa sawit yang merupakan limbah sudah di ekpsor ke negara Jepang, sebagai bahan baku energi terbarukan di negara tersebut.

"Ini berkat kerjasama masyarakat, pemerintah provinsi dan daerah serta perusahaan dibantu dengan situasi yang aman dan konduksif oleh Polri dan TNI," paparnya.

"Kalau melihat dari kondisi yang ada saat ini banyak daerah yang memiliki hal ini seperti cangkang kelapa sawit dan tepung tapioka, tapi potensi ekpsor nya ada di Babel ini, tinggal diperkuat saja," pungkas Kementan. (dwi/wb)





MEDSOS WOWBABEL