Anak Jenderal Jadi Korban KDRT Oknum Perwira Polda Babel

Herdian wow    •    Senin, 10 Agustus 2020 | 17:00 WIB
Lokal
Sidang kasus KDRT yang digelar di PN Pangkalpinang.(her/wb)
Sidang kasus KDRT yang digelar di PN Pangkalpinang.(her/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Kisruh rumah tangga yang terjadi antara Fere Hidayat dan Marlin Aprilinda yang sudah menikah selama 10 tahun kandas dan berujung di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Senin (10/8/2020).

Baca Juga: Anak Jadi Korban KDRT Oknum Perwira Polda Babel, Begini Kata Brigjen (Pol) Djoko Erwanto

Diketahui Marlin Aprilinda merupakan putri dari Brigjen (Pol) Djoko Erwanto Mantan Wakapolda Bangka Belitung yang saat ini menjabat Pati Itwasum Polri menjadi korban KDRT oleh Fere Hidayat Oknum Perwira Polda Bangka Belitung. 

Baca Juga: Di Persidangan, Oknum Perwira Polda Babel Bantah Lakukan KDRT Terhadap Anak Jenderal

Dari pantauan media pada kasus sidang KDRT ini, Marlin Aprilinda menjadi saksi sekaligus korban dalam persidangan mendengarkan keterangan dari para saksi. Sidang dipimpin Hakim Ketua Rendra Y D Putra dan dibantu Hakim Anggota Iwan Gunawan dan Dede Agus Kurniawan.

Menurut keterangan Marlin Aprilinda mengatakan awalnya rumah tangga mereka yang dibangun dari tahun 2010 dan dikaruniai tiga orang anak dalam keadaan baik tanpa ada prahara namun pada tahun 2019 terjadi malapetaka yang tidak diharapkan.

"Awalnya rumah tangga kami baik-baik saja namun tahun 2019 ada wanita lain yang hadir dalam kehidupan kami, nah disanalah terjadi perselisihan hingga berujung kepada kekerasan," ungkapnya

Marlin menambahkan dari perselingkuhan ini lah yang membuat hubungan ia dan sang suami  tidak harmonis sehingga KDRT ini terjadi.

"Saya ini korban dan saya minta keadilan dan hukum ditegakkan," imbuhnya.

Sementara Pengacara dan Penasihat Hukum Fere Hidayat, yakni Zaidan mengatakan pihaknya mengakui memang adanya dugaan kekerasan yang dilakukan oleh kliennya namun tidak ada kesengajaan untuk melakukan kekerasan.

"Mengenai hukuman kita lihat kedepannya namun hadirnya saya di sini bukan mau membela orang yang salah atau membenarkan yang salah namun lebih kepada kepastian hukum jangan sampai ada sesuatu yang tidak bagus," tukasnya.(her/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL