Sekolah Tatap Muka di Babel Bakal Dimulai

Hafiz Wow    •    Senin, 10 Agustus 2020 | 16:15 WIB
Lokal
Caption: Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh. (fiz/wb)
Caption: Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh. (fiz/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung (Babel), Muhammad Soleh menyampaikan hasil rapat dengan DPRD Babel menyepakati untuk memulai sekolah tatap muka pada zona hijau di Bangka Belitung.

"Tetap kita akan buatkan surat kepada gugus tugas Covid-19 di Kabupaten/Kota, kita akan koordinasi dan menyampaikan kita akan buka pembelajaran tatap muka, namun pembelajaran tatap muka ini bukan seperti sebelum Covid-19," ungkap Soleh saat diwawancarai, Senin (10/08/2020).

Soleh menyampaikan, sekolah akan menerapkan beberapa metode sesuai protokol kesehatan. Pihaknya tetap meminta sekolah menerapkan physical distancing dan beberapa kesiapan lainnya.

"Dalam satu ruangan itu maksimum dari 36 siswa jadi 18 siswa, artinya setengah dari jumlah sebelumnya. Kemudian akan dibuatkan shift, shift pagi, shit siang, shift minggu pertama, minggu kedua. Dan yang lain tetap belajar daring," ujar Soleh.

Selanjutnya, Soleh menjelaskan dengan adanya pembelajaran tatap muka bukan berarti pembelajaran daring ditiadakan. Jika  ada temuan penambahan jumlah Covid-19, pihaknya akan menutup kembali sekolah tersebut untuk menghindari penyebaran Covid-19.

"Seperti kemarin di Beltim, ada kasus positif Covid, sekolah tersebut kita tutup. Namun dengan adanya rekomendasi dan usulan dari Pemda dan Gugus Tugas maka besok kita siapkan untuk buka kembali," ucap Soleh.

Ia menambahkan, untuk sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran daring bisa memanfaatkan dana BOS. Pihaknya mengarahkan untuk sekolah dapat mengelola sebaik-baiknya terhadap dana BOS dengan besaran biaya yang ada disekolah masing-masing.

"Pertama untuk kesejahteraan guru itu bisa dinaikkan, dulu masih 15% sekarang sudah diatas itu bahkan 50%, kemudian untuk kuota siswa silahkan sekolah yang mengatur, tapi prioritasnya untuk anak-anak kurang mampu." tutupnya. (fiz/wb)



MEDSOS WOWBABEL