Dana dan Iklan Politik di Facebook Kini Diawasi Bawaslu

Tim_Wow    •    Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:34 WIB
Pilkada
Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat mengikuti diskusi daring Bawaslu dan Facebook Indonesia tentang Pengawasan Iklan Kampanye dan Dana Kampanye di Facebook, Senin 10 Agustus 2020. (Foto: Humas Bawaslu RI)
Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat mengikuti diskusi daring Bawaslu dan Facebook Indonesia tentang Pengawasan Iklan Kampanye dan Dana Kampanye di Facebook, Senin 10 Agustus 2020. (Foto: Humas Bawaslu RI)

JAKARTA, wowbabel.com -  Facebook resmi meluncurkan fitur baru berisi biaya iklan politik dalam suksesi Pilkada serentak 2020 di Indonesia. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan hal ini merupakan langkah bantuan pengawasan secara daring, utamanya saat tahapan kampanye pasangan calon (paslon). Bantuan dari Facebook Indonesia ini, bisa mempermudah juga langkah Bawaslu dalam menangani pelanggaran di media sosial.

"Saya berterimakasih kepada Facebook Indonesia yang berkenan membuka fitur baru untuk melakukan fungsi pengawasan bersama Bawaslu," ungkap Anggota Bawaslu yang menjabat  Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Data Informasi Bawaslu, Fritz Edward Siregar, dalam diskusi daring Bawaslu dan Facebook Indonesia tentang Pengawasan Iklan Kampanye dan Dana Kampanye di Facebook, Senin (10/8/2020).

Fritz mengungkapkan, Bawaslu kedepan bisa melihat transparansi data terkait penggunaan biaya iklan, konten dan sumber pendanaan iklan pada facebook.

"Jadi kita bisa tahu berapa biaya, siapa yang membayar (iklan), sehingga saat mengawasi kita bisa melihat iklan ini sesuai dengan aturan atau tidak," ujarnya.

Sementara, Manajer Mitra Pemerintah Facebook Indonesia, Putu Swaditya Yudha menyatakan, walau pasangan calon (paslon) bisa beriklan secara terbuka, namun harus ada verifikasi yang jelas terkait pengelola iklan tersebut. Bawaslu bisa memantau pergerakan iklan paslon dari fitur pustaka iklan tersebut.

"Nanti iklan ini bisa diawasi dari perangkat seluler atau desktop. Ini langkah baik Bawaslu bisa mengawasi secara komperhensif laporan lengkap terkait iklan dan dana yang telah dikeluarkan," tuturnya. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL