Sembilan SMP di Beltim Gelar Belajar Tatap Muka

Jurnalis_Warga    •    Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:16 WIB
Nasional
Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja memantau langsung pembelajaran tatap muka didampingi Kepala Dinas Pendidikan Amrizal, Danramil Manggar Mayor Inf Djoko, Plt.Camat Manggar Fitri Zakiah dan Kepala Bidang pada Dinas Kesehatan PPKB Supeni.(ist)
Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja memantau langsung pembelajaran tatap muka didampingi Kepala Dinas Pendidikan Amrizal, Danramil Manggar Mayor Inf Djoko, Plt.Camat Manggar Fitri Zakiah dan Kepala Bidang pada Dinas Kesehatan PPKB Supeni.(ist)

MANGGAR, www.wowbabel.com -- Kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Manggar dimulai dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam proses belajar mengajar tersebut Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja memantau langsung didampingi Kepala Dinas Pendidikan Amrizal, Danramil Manggar Mayor Inf Djoko, Plt.Camat Manggar Fitri Zakiah dan Kepala Bidang pada Dinas Kesehatan PPKB Supeni.

Selain SMP Negeri 1 Manggar, rombongan juga meninjau beberapa lokasi sekolah yang melakukan proses belajar mengajar yakni di SMP Negeri 3 Manggar dan MTs Manggar.

Kepala Dinas Pendidikan Beltim Amrizal mengatakan proses belajar mengajar tatap muka sudah dimulai Senin (10/8/2020) untuk sembilan SMP di Beltim.

“Kita sudah melaksanakan berbagai persiapan sebelum pelaksanaan belajar tatap muka dimulai. Untuk sekarang sekolah yang sudah dimulai itu ada sembilan SMP dan tidak sembarang dijadikan model karena sudah melalui verifikasi terkait protokol kesehatan,” kata Amrizal.

Menurutnya ada berbagai aturan baru dalam mekanisme pelaksanaannya, antara lain kapasitas siswa maksimal 50 persen dari jumlah siswa, mengatur jaga jarak dan jadwal pembelajaran dari jam 07.00 sampai jam 11.00 WIB.

Amrizal menambahkan dalam proses tersebut pihaknya akan melakukan evaluasi sejauhmana pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung sudah berjalan.

“Kita akan lakukan evaluasi minggu-minggu ini. Kalau ada sekolah yang tidak siap, terpaksa kita tidak ijinkan. Namun apabila pandemi Beltim bagus, maka intensitas belajar mengajar akan ditambah dan pihak sekolah yang mengaturnya,” jelas Amrizal.

Sementara itu, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja mendukung pemberlakuan belajar mengajar tatap muka secara langsung di sekolah.

“Kalau kita lihat sekolah sudah mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, jaga jarak tempat duduk antara siswa dan memakai masker. Kita kan nggak tau pandemi ini sampai kapan, inilah solusinya, kasihan juga karena dari setiap kelas yang kita tanyakan, anak-anak lebih memilih sekolah,” ungkap Fezzy.

Ia berharap apa yang sudah dilakukan pihak sekolah dapat terus dijaga dalam rangka melindungi peserta didik dari penyebaran virus Covid-19. (ver)





MEDSOS WOWBABEL