Dosen IAIN Syaikh Abdurrahman Siddiq Terpapar Covid-19 dari Suami

Juru Bicara Bersama Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra.(dwi/wb)
Juru Bicara Bersama Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Pasien Covid-19 kembali bertambah di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kali ini penambahan terjadi akibat tranmisi lokal.

Seperti dikatakan Juru Bicara Bersama Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra, ada dua penambahan kasus terjadi di Kecamatan Mendo Barat.

"Iya benar, hari ini ada penambahan dua kasus dari Mendo Barat," kata Boy Yandra di Sungailiat, Senin (17/8/2020).

"Pasien hari ini atas nama SR (38) dan NAH (11) keduanya perempuan, warga Jalan Kampung Baru Kelurahan Petaling Banjar Kecamatan Mendo Barat," ujarnya.

Dilanjutkannya berdasarkan riwayat keduanya merupakan kontak erat JN, orang yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19, yang mana diketahui bahwa SR adalah istri dari JN, sementara NAH adalah anak dari JN.

"SR sendiri diketahui merupakan staf pengajar (dosen) di IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Babel, dinyatakan sebagai klaster Dinas Pertanian," paparnya.

"Dari hasil tes swab PCR pada 16 Agustus 2020 keduanya dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19, diisolasi dan menjalani penanganan di BKPSDMD Babel," jelas Boy Yandra.

Bertambahnya dua kasus baru ini, maka total se-Bangka sudah 67 kasus, saat ini persentase tingkat orang yang selesai isolasi dan dinyatakan sehat dari Covid-19 di Babel mengalami penurunan, namun masih berada dalam tren yang baik yakni di angka 91,04 persen.

"Kondisi ini harus menjadi perhatian kita untuk tetap meningkatkan kewaspadaan khususnya terkait beberapa kasus Covid-19 di Bangka, belakangan yang menunjukkan fakta yang tak bisa dimungkiri yakni terpaparnya pelaku perjalanan dinas dan sejumlah orang yang melakukan perjalanan dari luar terutama dari daerah terjangkit dan episentrum Covid-19," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL