Lima Kukang Dilepas di Hari Kemerdekaan

Tim_Wow    •    Senin, 17 Agustus 2020 | 14:50 WIB
Lokal
Caption: Pelepasan Kukang oleh Alobi Foundation, BKDSA dan kelompok sadar wisata bersama pihak lainnya, di kawasan wisata Bukit Nenek, Desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (17/8/2020). (wb)
Caption: Pelepasan Kukang oleh Alobi Foundation, BKDSA dan kelompok sadar wisata bersama pihak lainnya, di kawasan wisata Bukit Nenek, Desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (17/8/2020). (wb)

SIMPANG RIMBA, www.wowbabel.com, -- Sebanyak lima ekor satwa endemik Bangka Belitung (Babel) yang nyaris punah akibat perburuan liar, yakni Kukang, dikembalikan kehabitat aslinya, tepat di momen hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Satwa dilindungi tersebut dilepas oleh Alobi Foundation, BKDSA dan kelompok sadar wisata bersama pihak lainnya, di kawasan wisata Bukit Nenek, Desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (17/8/2020).

"Di momen hari kemerdekaan ini, kita juga harus memerdekakan satwa yang dilindungi, agar mereka juga bisa bebas didalamnya, berkembangbiak dan terjaga kelestariannya," kata Kepala Seksi BKSDA Wilayah III Sumatra Selatan, Ajis Abdul Latif.

Hewan ini, sengaja dilepas dikawasan wisata Bukit Nenek, karena aman dari perburuan liar dan memiliki cadangan makanan yang cukup, mengingat kawasan ini masih sangat terjaga keasriannya.

Kukang serahan warga ini sebelumnya, telah menjalani proses rehabilitasi dan dinyatakan layak kembali ke habitatnya.

"Hewan-hewan ini telah menjalani rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi kami yang ada di Air Jangkang selama enam bulan," ujar LK-PPS Alobi Babel, Endi Riyadi.

Usai pelepasliaran, tim kemudian menggelar upacara penghormatan bendera merah putih, di kawasan hutan Wisata Bukit Nenek dengan iringan lagu Indonesia Raya. (wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL