Pikiran Remaja Rentan, Orang Tua Harus Awasi Anak Berselancar di Internet

Hendri Dede PKP    •    Selasa, 01 September 2020 | 18:36 WIB
Lokal
Kepala DPPPAKB Kota Pangkalpinang, Etty Fahriaty. (Hendri/wowbabel)
Kepala DPPPAKB Kota Pangkalpinang, Etty Fahriaty. (Hendri/wowbabel)

PANGKALPINANG, wowbabel.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kota Pangkalpinang meminta orang tua dapat mengawasi anaknya dalam penggunaan gawai (handphone) semasa pembelajaran secara daring (dalam jaringan).

Menurut Kepala DPPPAKB Kota Pangkalpinang, Etty Fahriaty, pada fase remaja seorang anak, rasa keingintahuan anak tersebut masih rentan untuk memikirkan dan mencoba sesuatu hal yang belum diketahui.

"Karena pada remaja ini pikirin mereka itu masih rentan memikirkan hal-hal yang mereka ingin tahu, mencoba sesuatu itu, maka orang tua harus pandai-pandai mendampingi dan memfasilitasi anak dengan fasilitas yang dibolehkan untuk usia anak," tutur Etty, Selasa (1/9/2020).

Seperti halnya penggunakan gawai disaat seorang anak tersebut belum waktunya untuk memilikinya, dibutuhkan pendampingan agar penggunaan gadget tersebut dapat terarah.

"Maupun membuka konten-konten yang benar, kemudian jangan sampai ada peluang membuka konten yang membuat anak itu penasaran," kata Etty.

Ety menjelaskan, apabila kontrol dari orang tua kurang dan juga memberikan kebebasan anak dalam menggunakan gawai, dikhawatirkan dapat terjadi hal yang tidak diinginkan.

Untuk itu, dibutuhkan pengawasan dari para orang tua harus pandai-pandai mendampingi dan memfasilitasi anak sesuai dengan usia.

"Orang tua harus mengawasi super ketat, apalagi situasi saat ini pembelajaran secara online ini. Jangan sampai mereka mempunyai kebebasan yang tidak berhubungan dengan dunia mereka," tukas Etty.  (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL