Tak Juga Difungsikan, Transper Depo Sampah Milik DLH Bateng Terancam Rusak

Herdian wow    •    Rabu, 09 September 2020 | 16:16 WIB
Lokal
Transfer Depo Sampah milik DLH Bangka Tengah di kawasan Tanjung Langka Kecamatan Koba.(her/wb)
Transfer Depo Sampah milik DLH Bangka Tengah di kawasan Tanjung Langka Kecamatan Koba.(her/wb)

KOBA, www.wowbabel.com -- Perencanaan pembangunan untuk transfer depo sampah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) terkesan mubazir. Pasalnya sampai dengan saat ini belum ada tanda-tanda pemanfaatan bangunan tersebut.

Pantauan wowbabel di lokasi tampak atap dari bangunan sudah mulai rusak dan di sekeliling bangunan ditumpuk tanah puru dan pohon kayu yang dibiarkan berserakan tanpa tahu kapan akan dibersihkan.

Menurut Lurah Padang Mulia Junainatul Hasanah atau yang akrab disapa Ina, memang ada pihak DLH berkomunikasi dengan pihaknya untuk mencari orang yang akan dipekerjakan di tempat transper depo sampah yang berada di Tanjung Langka.

"Ada sih pihak DLH komunikasi kepada saya untuk mencari orang yang akan ditempatkan di sana (Transper Depo Sampah--red) namun tidak digaji dan saya pikir hari gini di tengah situasi sulit seperti sekarang ini mana ada orang yang mau bekerja tanpa dibayar," ungkap Ina, Rabu (9/9/2020).

Selanjutnya Ina mengatakan petugas sampah pernah akan melakukan pembuangan sampah di lokasi tersebut namun karena akses jalannya yang masih berpasir akhirnya mobil sampah mengalami amblas.

"Saat pertama kali akan melakukan pembuangan sampah di sana mobil sampah kita malah amblas akhirnya saya putuskan untuk membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," terangnya.

Sementara Plt Kepala DLH Bangka Tengah, Rusli saat dihubungi mengaku dirinya saat ini sedang sakit dan tidak masuk ke kantor. Ia mempersilakan awak media untuk menghubungi sekretaris dinas atau Kabid persampahan.

"Saya lagi sakit dan tidak masuk kantor kalau mau informasi lebih lengkap silakan ke Sekdin atau ke Kabid persampahan langsung," ujar Rusli.

Saat media ini menghubungi Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan RTH, Rusdi menyampaikan kendala saat ini adalah keterbatasan tenaga yang akan mengelola sampah di sana ditambah lagi anggaran yang banyak dipangkas.

"Kita belum mendapatkan orang untuk ditempatkan di sana karena memang anggarannya tidak ada akibat dipangkas," ungkap Rusdi.

Rusdi melanjutkan pihaknya pernah minta tolong dengan pihak Kelurahan Padang Mulia untuk mencarikan orang yang bisa bekerja disana namun sampai saat ini tidak ada karena tidak terkendala anggaran.

"Kita tetap terus mengusahakan untuk memfungsikan bangunan tersebut dengan melakukan penambahan anggaran," tukasnya.(her/wb)




MEDSOS WOWBABEL