Yuspian : mengundurkan diri saat seleksi CPNS rugikan Pemkab Beltim

Sekda Beltim saat meninjau ruangan CAT BKPSDM Beltim. (fa/db)
Sekda Beltim saat meninjau ruangan CAT BKPSDM Beltim. (fa/db)

MANGGAR, wowbabel.com  - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung Timur Yuspian menyatakan Pemkab Belitung Timur sangat dirugikan dengan adanya peserta seleksi CPNS yang mengundurkan diri atau tidak dapat menyelesaikan tahapan seleksi. Mengingat formasi jabatan terancam kosong atau tidak bisa diisi oleh peserta lain yang benar-benar berminat.

“Kan ada formasi yang saat Tes Kompetensi Dasar (TKD) dinyatakan lulus, terus malah mengundurkan diri saat Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Kalau ada cadangan gak apa-apa, kalau cuman sendiri kan daerah yang rugi,” kata Yuspian menanggapi adanya 4 orang yang dinyatakan tidak ikut atau mengundurkan diri saat pelaksanaan SKB di hari Pertama, Selasa (8/9/20).

Bukan hanya Pemkab Beltim saja menurutnya yang dirugikan, pelamar-pelamar lain yang kalah nilai saat TKD juga ikut terzolimi. Sebab, kesempatan mereka untuk ikut dalam seleksi juga sudah tertutup.

“Itu sama saja nutup rezeki atau kesempatan orang yang benar-benar ingin jadi PNS. Kok ikut seleksi CPNS, kesannya kayak main-main gitu,” sesal Yuspian.   

Yuspian menduga keengganan ikut dalam SKB CPNS lantaran adanya aturan yang mewajibkan pelamar yang lulus tidak bisa mengajukan pindah dari Kabupaten Beltim ke daerah lain. Dari informasi yang didapat, mayoritas yang tidak ikut seleksi atau mengundurkan diri berasal dari luar Kabupaten Beltim.

“Yang lulus nanti kan tidak boleh pindah dengan alasan apa pun. Mereka ngajukan pindah dianggap mereka minta berhenti, sebelum masa pengabdian 15 tahun,” ungkap Yuspian.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE