Ampun, Oknum Bawaslu Mengaji Berdua dengan Bukan Muhrim di Kamar Hotel

Tim_Wow    •    Kamis, 10 September 2020 | 17:33 WIB
Pilkada
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

JAKARTA,www.wowbabel.com  -- Bermacam jenis perkara  penyelenggaraan pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 yang ditangani Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Yang mengagetkan laporan tentang penggerebekan oknum anggota Badan Pengaws Pemilu (Bawaslu) di daerah saat berdua di kamar hotel.

"Ada laporan kasus anggota Bawaslu di daerah belajar mengaji di kamar hotel berdua dengan bukan muhrim. Ampun  negera ini," kata Muhammad Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu  (DKPP) di depan anggota Komisi II DPR RI, Kamis (10/9/2020).

Muhammad menambahkan kasus yang sudah ditangani oleh DKPP bahkan sudah diputuskan dengan sanksi hukuman dipecat sebagai anggota Bawaslu  dari laporan jika yang menggerebek adalah sesama anggota Bawaslu daerah yang berbeda kabupaten.

"Jadi semua sidang DKPP itu kita buka, sidangnya terbuka kecuali kasus-kasus asusila. Ini meningkat juga nih saya gak ngerti nih, apa ini oknum penyelenggara kasus asusila meningkat," kata dia.

Muhammad mengaskan kembali bahwa sidang kasus berkenaan asusila dilakukan secara tertutup. Sedangkan kasus  Pemiku di luar asusila disiarkan secara terbuka.

"Sidang virtual ini ditayangkan secara langsung melalui akun facebook dan youtube DKPP," kata Muhammad.

Untuk pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid 19, DKPP sudah menerapkan sepenuhnya protokol kesehatan. Bahkan DKPP bersama KPU dan Bawaslu sudah memutuskan untuk pelanggaran di tingkat pengawas lapangan maupun kecamatan yang bersifat ad hoc dapat diputuskan oleh Bawaslu dan KPU di daerah.

"Kalau tidak mampu kembali serahkan kepada kita di DKPP yang selesiakan," tukas Muhammad. (*)




MEDSOS WOWBABEL