936 Napi Lapas Narkotika Pangkalpinang Jalani Tes Swab

Tim_Wow    •    Selasa, 15 September 2020 | 14:09 WIB
Lokal
Sebanyak 936 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika kelas II Pangkalpinang, menjalani rapid tes dan swab di Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (15/9/2020).(dag/wb)
Sebanyak 936 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika kelas II Pangkalpinang, menjalani rapid tes dan swab di Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (15/9/2020).(dag/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  -- Sebanyak 936 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika kelas II Pangkalpinang, menjalani rapid tes dan swab di Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (15/9/2020).

Pantauan media ini, ratusan narapidana (napi) tiba di lokasi pengambilan Rapid Tes dan Swab dengan pengawalan ekstra ketat dari pasukan Brimob Polda Babel. Mereka di angkut menggunakan lima mobil tahanan.

Dir Narkoba Polda Babel, Kombes Pol Yanuari Insan, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan guna mengetahuinya virus Corona (Covid-19), untuk mencegah kluster baru penyerahan wabah Covid-19.

"Kegiatan merupakan program dari provinsi Babel yang dilakukan usai Gubernur dan Kapolda melakukan sidak ke Lapas Narkotika Pangkalpinang beberapa hari lalu yang bertujuannya mencegah penularan Covid-19," kata Dir Narkoba.

Menurutnya, para napi akan dilakukan rapid tes ataupun swab sesuai dengan assessment tenaga medik. 

"Nanti tergantung hasil assessment tim medis, apakah mereka akan di Rapid Tes atau Swab," katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan dalam beberapa hari, mengingat cukup banyak napi yang akan di swab.

"Ini sudah hari ketiga kita lakukan, dua hari kemarin kita lakukan dua trip untuk mengangkut para napi kesini dimana didalam satu trip terdapat 50 orang napi, tapi hari ini hingga selesai kita lakukan tiga trip," jelasnya.

Rapid dan swab sengaja dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Babel, guna memudahkan petugas dan mempercepat hasil pemeriksaan.

"Biar hasil labnya keluar cepat, jadi alatnya ada disini dan kami menggangkut tahanan kesini tentunya dengan pengawalan ketat anggota Brimob, dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)satu banding dua (satu tahanan dua petugas)," jelas Yanuari.

Untuk sementara hasil swab masih belum diketahui, namun bagi mereka yang terindikasi positif Covid-19, maka akan dilakukan karantina ditempatkan yang memang sudah disiapkan.

"Jika reaktif ataupun positif terpapar Covid-19, pihak kemenkumham telah menyiapkan tempat karantina di Lapas Anak dan Perempuan di Jalan A.Yani Pangkalpinang," tandasnya.(dag/wb)




MEDSOS WOWBABEL