Soleh: Siswa Lebih Senang Pembelajaran Tatap Muka

Hafiz Wow    •    Rabu, 16 September 2020 | 15:18 WIB
Lokal
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M Soleh.(fiz/wb)
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M Soleh.(fiz/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Proses pembelajaran tatap muka SMA/SMK berjalan lancar dan aman. Beberapa sekolah yang telah menjalankan pembelajaran tatap muka hingga hari belum menemukan kendala.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M Soleh. Pihaknya menginformasikan setiap sekolah tersebut telah menerapkan disiplin protokol kesehatan dengan baik.

"Pelaksanaannya tidak seperti sebelum Covid, jadi rotasi. Sesuai dengan surat keputusan perubahan dari Kementerian, pembelajaran tatap muka sudah bisa dilaksanakan di zona hijau dan zona kuning," sebut Soleh saat diwawancarai, Rabu (16/09/2020).

Soleh mengatakan telah mendapatkan respon positif dari berbagai pihak, terutama siswa. Kemudian ia mengimbau pihak sekolah yang sudah menjalankan pembelajaran tatap muka, tetap harus menyemprotkan disinfektan, mencuci tangan, menjaga jarak, dan wajib menggunakan masker.

Proses pembelajaran pun harus disesuaikan dengan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, yakni waktu pelajaran dikurangi dan jumlah murid di kelas hanya setengah dari jumlah biasanya. Materi ajarpun hanya konseptual dan kontekstual.

"Saat ditanyakan, siswa mengatakan lebih senang pembelajaran tatap muka dibandingkan pembelajaran daring. Namun jika wali siswa ada yang keberatan anaknya untuk tatap muka, silahkan untuk tidak sekolah, namun tetap mengikuti dari rumah secara daring," tutur Soleh.

"Harapannya dengan membuka pembelajaran tatap muka ini dapat mengedukasi warga sekolah, kemudian peserta didik bisa mengedukasi keluarga dan masyarakat sekitar. Mudah-mudahan dengan tatap muka dapat memberikan dampak positif bagi penanganan covid ini," ungkap Soleh.

Ia menambahkan saat ini sekolah di beberapa kabupaten pada zona hijau dan kuning, telah melaksanakan pembelajaran tatap muka. Untuk Kabupaten Bangka yang berada dalam zona oranye, hanya beberapa wilayah tersebut yang sudah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka tersebut.

Aswin, Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel menyampaikan terkait pembelajaran tatap muka dipertimbangkan dengan melihat zona penyebaran dan laju yang terpapar Covid-19.

"Nanti ada evaluasi dari gugus tugas Kabupaten/Kota masing-masing, jadi mereka yang akan memberikan rekomendasi. Seperti Kabupaten Bangka yang untuk SLTA karena kewenangan ada di provinsi, untuk sementara waktu tidak dilakukan dahulu kegiatan belajar mengajar tatap muka karena melihat situasinya, jadi nanti yang menentukan dilanjutkan atau tidaknya gugus tugas kabupaten atau kota masing-masing," tukas Aswin.(fiz/wb) 



MEDSOS WOWBABEL