Dua Penderita DBD di Babel Meninggal Dunia

Hafiz Wow    •    Kamis, 17 September 2020 | 16:04 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat ada 864 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Babel. Tingginya kasus DBD ini terjadi pada rentang Januari hingga Agustus 2020. Dari 864 kasus DBD di Babel, dua diantaranya meninggal dunia, yakni di Bangka Tengah.

Baca Juga: Kalahkan Corona, Penyakit DBD di Babel Tembus 864 Kasus

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Provinsi Babel, Eva Lusi berharap masyarakat dapat mewaspadai penyakit yang disebabkan oleh jenis nyamuk aedes aegypti ini. 

Pihaknya meminta masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), kemudian menguras tempat-tempat genangan air yang menjadi sarang nyamuk tersebut.

"Yang terpenting bagaimana masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, bagaimana tidak ada lagi perindukan-perindukan nyamuk. kalau di DBD itu ada dua yakni pengendalian vektor nya seperti apa dan penanganan pada pasien seperti apa," ungkapnya Eva saat diwawancarai, Kamis (17/09/2020).

Dijelaskan Eva, pengendalian vektor yakni bagaimana cara melakukan pembatasan sarang nyamuk (PSN). Jenis nyamuk DBD sering berada ditempat-tempat bersih, sangat berbeda dengan jenis nyamuk lainnya.

"Misalnya ditampungan dispenser, di kamar mandi jadi harus dibersihkan, kolam-kolam yang tidak tertutup juga harus dibersihkan. DBD itu kan penyebabnya vektornya melalui gigitan nyamuk aedes aegypti," ujarnya

Ia mengimbau kepada masyarakat agar dapat memperhatikan dan membersihkan setiap genangan air di sekitar rumah, sehingga tidak muncul jentik-jentik nyamuk. Terlebih jika pada musim penghujan, karena kecenderungan peningkatan kasus DBD tertinggi ketika curah hujan tinggi.

"Nyamuk aedes aegypti ini menggigitnya pada pukul sembilan hingga sepuluh, kemudian sore hari. Jadi kalau kita menerapkan PHBS, insyaallah tidak. Jika tidak ada perindukannya, nyamuk kan tidak akan menggigit," tukasnya.(fiz/wb)




MEDSOS WOWBABEL