Sidarta : Kampanye Langgar Protokol Kesehatan, Apakah Dibubarkan?

Chairul Aprizal    •    Kamis, 17 September 2020 | 13:59 WIB
Pilkada
Sekretaris GTPPC Kabupaten Bangka Barat Sidarta Gautama.(rul/wb)
Sekretaris GTPPC Kabupaten Bangka Barat Sidarta Gautama.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Sekretaris GTPPC Kabupaten Bangka Barat Sidarta Gautama menyampaikan pelaksanaan Pilkada Bangka Barat 2020  kali ini dipastikan harus menerapkan Protokol Kesehatan.

"Sambil berjalan kami sudah turun tim, saya ke desa-desa untuk memberikan pembengkalan kepada Sat Linmas terkait dengan penambahan tugas," ungkap Sidarta, Kamis (17/09/2020), di Pasadena Hotel acara KPU Kabupaten Bangka Barat.

Sidarta mengatakan selama ini peran Sat Linmas hanya mengamankan pada saat pelaksanaan, sekarang ditugaskan mengamankan agar dalam pelaksanaan tahapan Pilkada dapat menerapkan Protokol Kesehatan.

"Dalam Perbup yang baru kami naikkan ke bupati juga itu kami sampaikan, dalam salah satu pasal bahwa pemantauan pelaksanaan disiplin protokol kesehatan camat nanti yang mengeluarkan rekomnya, jadi otomatis nanti camat akan bersama Puskes, Polsek, Koramil yang ada akan juga membagi tim," jelasnya.

Sidarta mempertanyakan juga kepada KPU, disamping pelaksanaan pelanggaran Pilkada nanti pasti ada pelanggaran Protokol Kesehatan.

"Kalau pelanggaran pilkadanya mungkin kawan-kawan KPU sudah sangat paham bagaimana cara memberikan sanksi, kalau pelanggaran protokol mau pakai yang mana? pakai yang instruksi Presiden secara umum bukan khusus Pilkada atau ada aturan khusus pelaksanaan Pilkada ini sangsinya karena ini dalam konteks yang berbeda," ungkap Sidarta.

Sidarta menjelaskan kepada masyarakat umum sudah diberikan jika tidak memenuhi protokol kesehatan maka akan dibubarkan kegiatannya.

"Dan mereka sudah menyatakan siap dibubarkan kalau tidak sanggup. Tapi apakah kita akan bubarkan kampanye nanti kalau tidak memenuhi itu,” imbuh Sidarta.

"Nah ini mohon saran dan masukannya, nanti kita ngamatin aja tugasnya nontonin yang salah gak kita ambil tindakan nah percuma saja," sambungnya.

Sidarta mengungkapkan yang terpenting karena aturan itu sudah menjadi instruksi Presiden bahwa penetapan protokol Kesehatan itu disertai dengan pendisiplinan.

"Pendisiplinan berarti harus ada tindakan yang diambil kalau dilanggar kalau gak gak pendisiplinan jadi ada sanksinya," tukasnya.

Maka dari itu kata Sidarta harus dirumuskan bersama atau disepakati bersama terkait aturan protokol Kesehatan saat kampanye nanti.(rul/wb)




MEDSOS WOWBABEL