Ancaman DBD Di Tengah Pandemi Covid-19

Infografis.(wb)
Infografis.(wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com --  Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Bangka Belitung mencapai lebih dari 800 kasus. Jumlah ini cukup fluktuatif, mengingat adanya penurunan kasus di bulan Agustus kemarin.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Eva Lusi mengatakan ada 30 kasus DBD pada bulan Agustus, tersebar di setiap kabupaten dan kota.

"Paling banyak ada di Bangka Tengah, jadi secara total di bulan Agustus ada 30 kasus. Jauh menurun dibandingkan Januari yang 200 lebih, kemudian jauh menurun hingga Agustus," sebut Eva saat diwawancarai, Rabu (16/09/2020).

Berdasarkan data Dinkes Provinsi Babel, dalam rentang Januari hingga Agustus 2020 kasus terbanyak terdapat di Kabupaten Belitung yakni 337 kasus. Selanjutnya Bangka Tengah 178 kasus, Bangka Barat 98 kasus, Pengkalpinang 91 kasus, Bangka 71 kasus, Bangka Selatan 61 kasus, dan Belitung Timur 28 kasus. Kemudian total dari keseluruhan semester pertama 2020 yakni mencapai 864 kasus.

"Awal tahun memang kecenderungannya tinggi karena masuk musim penghujan, di bulan-bulan Januari sampai Maret musim hujan kemudian berpengaruh terhadap iklim dan lebih tinggi kasusnya," tutur Eva.

Bulan lalu saat diwawancarai wowbabel, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Babel menyampaikan penyebab utama DBD ialah adanya jentik serta tempat nyamuk berkembang biak. 

Pihaknya berharap masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), sebab ada kecenderungan peningkatan kasus pada tahun ini. Kasus DBD disemester pertama (Januari-Agustus) 2020 telah mencapai angka 864 kasus, dibandingkan sepanjang 2019 lalu sebanyak 1.151 kasus DBD.(rul/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE