Pilkada Basel: Bawaslu Cek Fasilitas Negara yang Ditinggalkan Calon Petahana Riza

Aston    •    Jumat, 02 Oktober 2020 | 18:10 WIB
Pilkada
Bawaslu Bangka Selatan melakukan pengecekan terhadap rumah dinas dan fasilitas negara berupa kendaraan yang digunakan Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, Jumat (2/10/2020).(as/wb)
Bawaslu Bangka Selatan melakukan pengecekan terhadap rumah dinas dan fasilitas negara berupa kendaraan yang digunakan Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, Jumat (2/10/2020).(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Bawaslu Bangka Selatan melakukan pengecekan terhadap rumah dinas dan fasilitas negara berupa kendaraan yang digunakan Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, Jumat (2/10/2020).

Koordinator Divisi Hukum, Penindakan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Erik yang didampingi oleh Deka Indra selaku Kabag Umum Setda Pemkab Basel lakukan pengecekan  satu unit rumah dinas dan tujuh buah kendaraan dinas. 

"Kami dari Bawaslu Bangka Selatan telah berkoordinasi dengan Kabag Umum Setda Kabupaten Bangka Selatan untuk memastikan fasilitas yang diberikan kepada Wakil Bupati Riza Herdavid apakah telah dikembalikan apa belum mengingat yang bersangkutan kembali mencalonkan  pada Pilkada. Dan hasil pengecekan hari ini seluruh fasilitas yang ada telah dikembalikan," ujar Erik.

Ia menyampaikan, berdasarkan dokumen yang diterima Bawaslu terkait fasilitas negara yang digunakan Riza Herdavid berupa satu unit rumah dinas dan tujuh kendaraan dinas, yang terdiri dari enam kendaran dinas roda empat dan satu kendaraan dinas roda dua.

"Seluruh unit kendaraan dinas sudah terparkir rapi di rumah dinas Wakil Bupati Bangka Selatan dan rumah dinas sudah dalam keadaan kosong atau sudah ditinggalkan oleh yang bersangkutan ," tuturnya.

Ia mengatakan pengecekan tersebut bertujuan untuk memastikan apakah fasilitas negara yang digunakan wakil bupati tidak lagi digunakan, lantaran Wakil Bupati  Riza Herdavid kembali mencalonkan diri pada Pilkada Bangka Selatan. 

" Pengecekan dilakukan merupakan langkah untuk memastikan apakah fasilitas yang selama menjabat masih digunakan ataukah telah dikembalikan kepada negara," terangnya.

Ia menegaskan bahwa baik kendaraan dinas maupun rumah dinas tidak boleh digunakan sampai berakhirnya masa cuti 5 Desember 2020.(as/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL