Viral..Kepala Dinas Pendidikan Babel Wajibkan Siswa Baca Buku Muhammad Al Fatih 1453 Tulisan Felix Siaw

Tim_Wow    •    Jumat, 02 Oktober 2020 | 13:51 WIB
Nasional
Surat yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung.(ist)
Surat yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung yang mewajibkan siswa SMA/SMK se-Bangka Belitung  membaca buku Muhammad Al Fatih 1453 karangan Felix Siaw diprotes nitizen. Kewajiban membaca buku karangan Felix Siaw dinilai memiliki agenda terselubung.

Baca Juga: LP Ma’arif NU Bangka Belitung Protes Surat Kepala Dinas Pendidikan

Posting surat Kepala Dinas Pendidikan  Babel Muhammad  Soleh yang ditujukan kepada para kepala sekolah SMA/SMK se-Provinsi Babel pertama kali oleh Deni Siregar penggiat media sosial melalui akun tiwttwer@Dennysiregar7. Komentar Deni Siregar ditujukan kepada Menteri Pendidikan  Nadiem Makarim.

"Maaf, mas @nadiemmakarim bisa di check surat dari Kadis Pendidikan Bangka Belitung ini ? Benarkah atau hoax ??

Masak murid diwajibkan baca buku @felixsiauw pentolan HTI ? Ini program cuci otak atau gimana ??" tulis Deni Siregar yang diposting, Jumat (2/10/2020) pukul 09.53 WIB. 

Twit @dennysiregar7 langsung disambar nitizen lainnya yang senada dengan yang dikatakan Deni Siregar. Para netizen meminta Menteri Pendidikan mengambilnl tindakan terhadap Kadin Pendidikan Babel.

@rudianto09178061

"Kalau surat tersebut benar adanya, Menteri Pendidikan harus ambil sikap yang tegas...."

Dalam cuitannya Deni Siregar melengkapi copian surat   Dinas Pendidikan Babel yang ditanda tangani Muhammad Soleh yertanggal 30 September 2020. Isi surat selain mewajibkan membaca buku beejudul Muhammad Al Fatih 1453, siswa juga diwajibkan merangkum isi buku kemudian dikumpulkan di sekolah masing-masing. 

Pihak  sekolah melaporkan hasil rangkuman ke Cabang Dinas Pendidikan di kabupaten/kota Provinsi Babel. Hasil laporan ini paling lambat diterima Dinas Pendidikan Provinsi Babel pada 18 Desember 2020.

Hingga berita ini diturunkan upaya konfirmasi ke Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung masih diupayakan.  (*)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL