Minta Hentikan Tambang Laut, Nelayan Bangka Selatan Serbu PT Timah

Firman    •    Selasa, 06 Oktober 2020 | 11:23 WIB
Video Kite
Caption: Ratusan masyarakat nelayan Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melakukan aksi damai di depan kantor PT Timah Tbk, Selasa (6/10/2020). (fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Ratusan nelayan Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melakukan aksi damai di depan kantor PT Timah Tbk, Selasa (6/10/2020).

Dalam aksi damai ini, nelayan Toboali menolak aktivitas pertambangan laut yang ada di perairan laut Toboali.

Kordinator lapangan (Korlap) Joni Zuhri dalam orasinya, meminta pihak PT Timah Tbk untuk menghentikan semua aktivitas pertambangan yang ada di perairan laut Toboali.

"Kami dari nelayan Toboali, berharap kepada PT Timah dan Dirut PT Timah agar dapat menghentikan aktivitas pertambangan di Toboali, dihentikan semuanya, baik yang legal maupun ilegal," sebut Joni Zuhri.

Selain itu Joni berharap Dirut PT Timah bisa menemui para nelayan yang datang hari ini.

"Jadi sekali lagi kami mohon kepada Direktur PT Timah dapat menemui kami, jika tidak ada keputusan hari ini, aksi kami ini akan berlanjut sampai hari Kamis," tegasnya.

Tidaknya hanya itu Joni juga meminta PT Timah untuk mencabut SPK yang telah mereka keluarkan.

"Karena mereka tahu setiap ada pertambangan laut pasti sering terjadi gejolak di masyarakat, tapi kenapa pihak PT Timah selalu mengabaikan apa yang kami sampaikan, dan dimana komitmen PT Timah dari awal kepada masyarakat," tuturnya.

"Kami akan tetap menunggu Dirut PT Timah untuk menemui kami hari ini, jika tidak menemui kami hari ini, kami akan tetap lanjut aksi ini bila perlu kami akan menginap disini malam ini," tegas Joni Zuhri. (fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE