Kepala UPT Labkesda Bangka Selatan Terpapar Covid-19

Aston    •    Minggu, 11 Oktober 2020 | 14:41 WIB
Lokal
Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan, Yumita.(as/wb)
Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan, Yumita.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan, Yumita (48) terpapar Covid-19. Ia dinyatakan Positif Covid-19 berdasarkan hasil swab Labkesda Provinsi Bangka Belitung, Sabtu (10/10/2020) malam. 

"Mohon ijin menyampaikan Kepala UPT Laboratorium kita, Ibu Yumita barusan hasil swab yang bersangkutan positif terkonfirmasi Covid-19," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kepala  Dinas Kesehatan Basel, Supriyadi.

Yumita yang sekaligus Tim Satgas Covid-19 Basel menjalani test swab pada 8 Oktober usai mengambil sampel swab  forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Pemkab Basel pasca Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh yang sekaligus Calon Bupati Pilkada Bateng meninggal dunia karena terpapar Covid-19. 

Bersamaan dengan itu, Yumita juga mangambil sampel swab peserta Pilkada Basel, yakni  Aditya dan Damiri paslon nomor urut 2 serta calon wakil bupati paslon nomor urut 3 Doni Indra. 

Kegiatan pemeriksaan kesehatan pengambilan sampel oleh Labkesda Basel dilakukan pada tanggal 5- 7 Oktober 2020 yang lalu. 

Namun menurut Supriyadi, Yumita terpapar Covid-19 dari Klaster Laboratorium Provinsi Babel, lantaran Yumita kontak erat dari pasien terpapar Covid-19 Laboratorium Provinsi Babel.

"Pada tanggal 5 sampai 7 Oktober 2020 yang bersangkutan mengantar sampel Swab ke Labkesda Provinsi. Pada Tanggal 8 melakukan pemeriksaan swab di Labkesda basel, Pada tanggal 10 oktober 2020 hasil swab positif konfirmasi. Yang bersangkutan kontak erat dengan orang terkonfirmasi Covid-19 dari laboratorium Propinsi," kata Supriyadi. 

"Sementara hasil swab Forkopimda, KPU, Bawaslu, dan Calon Pikada Basel yakni Aditya, Damiri, dan Doni yang ikut test swab hasil semuanya dinyatakan negatif," ungkap Supriyadi. 

Dinas Kesehatan Bangka Selatan sementara waktu menutup kantor Labkesda Basel selama tiga hari seraya melakukan tracking kontak erat kepada pasien.(as/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL