ABP Sebut Lonjakan Pasien Corona di Babel Mengkhawatirkan

Hafiz Wow    •    Jumat, 16 Oktober 2020 | 21:30 WIB
Nasional
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno.(dok)
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno.(dok)

PANGKALPINANG, www wowbabel.com -- Kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mengalami kenaikan. Jumlah kasus positif Covid-19 mencapai angka 488 kasus di Babel. 

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno menyampaikan empat orang terpapar Covid-19, Jumat (16/10/2020).

ABP sapaan akrabnya, menyebutkan kasus Covid-19 di Babel dalam dua bulan terakhir cukup mengkhawatirkan dengan lonjakan orang yang terinfeksi atau terpapar Covid-19 terutama pada klaster perkantoran, klaster perkebunan sawit, klaster keluarga, dan kini klaster rumah sakit.

"Hal ini perlu kita sikapi serius yakni dengan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran serta kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19," kata ABP dalam rilisnya, Jumat (16/10/2020).

Dalam upaya pengendalian serta menekan penularan dan penyebaran Covid-19 di Provinsi Babel yang terus melonjak, pihaknya mengeluarkan sejumlah kebijakan baik yang sifatnya taktis maupun strategis, antara lain meniadakan swaisolasi atau karantina mandiri bagi orang yang terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala (asimptomatik) dengan melakukan isolasi dan karantina terpadu di Wisma Karantina atau Wisma Isolasi agar proses pemulihan dan kesembuhan bisa dilakukan dengan disiplin dan terukur.

"Selain itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang akan melakukan pemantauan terhadap pelaku perjalanan yang tiba atau masuk ke wilayah Provinsi Bangka Belitung sebagai upaya untuk memudahkan proses tracking demi memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," tandasnya.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE