Kaki Cecep Terkilir Saat Loncat dari Proyek Jerambah Gantung yang Ambruk

Jerambah Gantung yang berada di Kelurahan Kerabut Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang yang belum selesai pembangunannya tiba-tiba ambruk, Jumat (16/10/2020) malam. (fn/wb)
Jerambah Gantung yang berada di Kelurahan Kerabut Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang yang belum selesai pembangunannya tiba-tiba ambruk, Jumat (16/10/2020) malam. (fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Proyek pembangunan Jembatan Air Kerabut alias Jerambah Gantung, yang berada di Kelurahan Kerabut Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang ambruk saat masih dalam proses pengerjaan, Jumat (16/10/2020) malam. 

Proyek senilai Rp 25 miliar tersebut bersumber dari APBD Pemkot Pangkalpinang yang dikerjakan PT Karya Mulia Nugraha dimulai sejak 22 April 2020.

Sementara itu akibat dari insiden tersebut, seorang pekerja bernama Asep Kurniadi alias Cecep (24), mengalami luka memar di pergelangan kakinya akibat terjatuh.

Cecep terjatuh ketika hendak meloncat saat menyelamatkan dirinya. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, saat dirinya sedang melintas ingin mengambil handphone.

"Hanya terkilir, kita meloncat karena panik. Kejadian sebelum waktu Salat Isya," ungkapnya saat ditemui wartawan.

Progres kontruksi jembatan sejauh ini, diakui Cecep, sudah terhubung dari kedua arah.

"Jembatan udah nyambung. Waktu kejadian mau ngecas handphone, kita kaget. Teman-teman enggak kenapa-kenapa sehat," tukasnya.(hen/wb) 






MEDSOS WOWBABEL